Nyata Bukan AI, Foto Viral Messi Mandikan Yamal Disebut UNICEF Inspiratif
Beda usia 18 tahun, bayi yang dulu dimandikan kini siap duel lawan Messi di final Piala Dunia 2026.
UNICEF mengonfirmasi keaslian foto viral Lionel Messi yang sedang memandikan Lamine Yamal sewaktu bayi pada tahun 2007 silam. Pertemuan bersejarah ini kembali menjadi sorotan jelang duel keduanya di final Piala Dunia 2026.
Faktakalbar.id — Foto lama megabintang Lionel Messi yang sedang memandikan Lamine Yamal kembali viral di media sosial. Terkait hal tersebut, UNICEF memberikan pernyataan resmi dan menegaskan bahwa kedua sosok tersebut kini telah bertransformasi menjadi inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia.
Kilas balik pada akhir tahun 2007, UNICEF bersama harian Sport menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan dengan membuat kalender amal. Salah satu sesi pemotretan melibatkan Messi yang saat itu masih berusia 20 tahun, dan Yamal, seorang bayi laki-laki yang baru menginjak usia enam bulan.
Siapa sangka, dua orang dengan paut usia 18 tahun tersebut kini bersiap untuk saling berhadapan di partai puncak Piala Dunia 2026. Messi akan memimpin sang juara bertahan Argentina, sedangkan Yamal bakal menjadi motor serangan Timnas Spanyol. Duel akbar ini dijadwalkan berlangsung di Stadion New York/New Jersey pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB dini hari.
Konfirmasi Keaslian Foto Bukan Rekayasa AI Sebelumnya, banyak netizen yang sempat meragukan dan menduga bahwa foto emosional tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Namun, UNICEF secara tegas membantah spekulasi tersebut dan memastikan foto itu nyata adanya.
"Ya, foto-foto yang Anda lihat itu nyata. Lebih dari 18 tahun yang lalu, seorang bayi bernama Lamine Yamal dan ibunya, Sheila, bertemu dengan Lionel Messi dalam sebuah sesi pemotretan penggalangan dana UNICEF," tulis pernyataan resmi UNICEF. Foto legendaris tersebut diketahui merupakan hasil jepretan dari fotografer Associated Press (AP), Joan Monfort.
Menjadi Duta Persahabatan Global Lebih lanjut, badan PBB yang bergerak dalam advokasi anak dan perempuan ini mengaku sangat bangga dengan perkembangan karier sepak bola keduanya. Terlebih, baik Messi maupun penyerang sayap berusia 19 tahun itu sama-masing aktif mengampanyekan isu kemanusiaan.
"Kini, pencapaian mereka di lapangan menginspirasi jutaan orang. Di luar lapangan, baik Messi maupun Lamine Yamal menggunakan suara dan platform mereka sebagai Duta Persahabatan (Goodwill Ambassadors) UNICEF untuk mendukung serta mengadvokasi anak-anak di seluruh dunia," tambah pihak UNICEF.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.