Nyeri Otot Setelah Olahraga: Kapan Boleh Latihan Lagi? Ini Kata Pakar Sains Olahraga
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Pernahkah Anda merasa pegal setelah lari atau latihan di
gym
? Rasa nyeri atau kaku ini dikenal sebagai
delayed onset muscle soreness
(DOMS).
Fenomena ini normal terjadi. "Rasa nyeri biasanya muncul dalam 12–24 jam pertama setelah sesi olahraga," kata Hunter Bennett.
Ia adalah pengajar sains olahraga di Universitas South Australia.
DOMS sering mencapai puncaknya 24–72 jam setelahnya. Pada kebanyakan kasus, rasa nyeri ini akan hilang dalam tiga hingga lima hari.
Lalu, apa penyebabnya? Saat berolahraga, robekan kecil terjadi di otot. Tubuh kemudian membanjiri area tersebut dengan cairan dan nutrisi untuk memperbaikinya.
Baca Juga:
Hati-hati! Ini 5 Tips Aman Main Padel untuk Cegah Cedera Mata Permanen
Proses ini memicu peradangan. Peradangan inilah yang merangsang reseptor rasa sakit, menyebabkan Anda merasa nyeri otot setelah olahraga.
Faktor-faktor yang memicu DOMS meliputi:
Sudah lama tidak berolahraga.
Mencoba jenis olahraga baru.
Melakukan olahraga dengan intensitas yang tinggi.
Haruskah Berolahraga Saat Masih Merasa Pegal?
Menurut Bennett, berolahraga saat pemulihan dari DOMS tidak berbahaya. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
"Berolahraga saat pemulihan dari DOMS tidak akan membahayakan," jelasnya.
"Namun, beberapa bukti menunjukkan kekuatan dan performa mungkin menurun saat nyeri."
Ini berarti Anda mungkin tidak akan mampu mengangkat beban atau berlari secepat biasanya.
Beberapa penelitian menunjukkan, kerusakan otot dapat berdampak negatif pada keseimbangan. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjatuh.
Baca Juga:
Rahasia di Balik Makanan Pedas: Kaitan dengan Kesehatan Jantung dan Umur Panjang
Bahkan bisa menyebabkan cedera seperti pergelangan kaki terkilir. Studi lain juga menemukan, nyeri dapat mengurangi performa keterampilan.
Contohnya, akurasi tembakan bola basket. Jadi, rasa pegal bisa memengaruhi performa latihan.
Untuk mengatasi pegal setelah olahraga, Anda mungkin ingin mempertimbangkan beberapa hal. Mengambil hari libur untuk pemulihan tidak akan menghambat kemajuan Anda.
"Penelitian telah membandingkan latihan pada hari-hari yang berurutan...dengan hari-hari yang tidak berurutan... Dan tampaknya tidak ada perbedaan," kata Bennett.
Jadi, istirahat tidak akan menghentikan progres jangka panjang. Jika nyeri terlalu parah, ada bukti bahwa pijat atau mandi es dapat membantu pemulihan.
(*Drw)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.