faktakalbar

OpenAI Resmi Tutup Aplikasi Sora, Disney Batalkan Investasi 1 Miliar Dolar AS

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 March 2026 📖 2 menit
OpenAI Resmi Tutup Aplikasi Sora, Disney Batalkan Investasi 1 Miliar Dolar AS
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Perusahaan teknologi OpenAI secara resmi mengumumkan penghentian operasional aplikasi Sora OpenAI, layanan pembuatan video berbasis kecerdasan artifisial (AI) generatif miliknya. Keputusan untuk menyetop aplikasi yang baru dirilis secara mandiri pada tahun lalu tersebut dilakukan tanpa mengungkap alasan spesifik di baliknya, sebagaimana dilaporkan oleh Variety pada Selasa (24/3/2026) waktu setempat. Baca Juga: Kepala Tim Robotika OpenAI Mundur Imbas Kesepakatan Kontroversial dengan Pentagon "Kami mengucapkan selamat tinggal kepada Sora. Kepada semua orang yang berkarya bersama Sora, membagikannya, dan membangun komunitas di sekitarnya: terima kasih," demikian pernyataan resmi tim pengembang melalui sebuah unggahan di platform media sosial X. Mereka juga menambahkan, "Kami akan segera membagikan lebih banyak, termasuk jadwal untuk aplikasi dan API serta detail tentang cara menyimpan karya pengguna". Pihak OpenAI sejauh ini menolak menanggapi permintaan media terkait informasi tambahan atas keputusan tersebut. Pengumuman penutupan aplikasi Sora OpenAI ini muncul hanya berselang tiga bulan setelah raksasa hiburan Disney menandatangani kesepakatan terobosan dengan OpenAI. Berdasarkan perjanjian lisensi berdurasi tiga tahun tersebut, Sora sedianya dirancang agar mampu menghasilkan video dari lebih dari 200 karakter bertema Disney, Marvel, Pixar, dan Star Wars sesuai permintaan pengguna pada awal tahun 2026. Namun, Disney akhirnya memilih untuk mengakhiri kemitraan strategisnya. Keputusan ini sekaligus membatalkan rencana Disney untuk mengambil bagian saham senilai 1 miliar dolar AS di perusahaan AI yang dipimpin oleh CEO Sam Altman tersebut. Raksasa media itu menyatakan menghargai langkah OpenAI untuk tidak lagi membuat video menggunakan AI dan mengalihkan kemampuannya ke prioritas lain. "Kami menghargai kolaborasi konstruktif antara tim kami dan apa yang kami pelajari darinya, dan kami akan terus terlibat dengan platform AI untuk menemukan cara baru untuk bertemu penggemar di tempat mereka berada sambil secara bertanggung jawab merangkul teknologi baru yang menghormati IP dan hak-hak para pencipta," ujar perwakilan Disney dalam pernyataan resminya. Perjalanan aplikasi Sora OpenAI memang tidak lepas dari kontroversi perlindungan hak cipta. Pada akhir September 2025, perusahaan memicu keriuhan saat menjanjikan video AI realistis melalui Sora 2. Hal ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan pekerja seni Hollywood terkait model opt-out yang mengharuskan pemilik kekayaan intelektual (IP) secara proaktif mendaftarkan karya mereka agar dikecualikan dari sistem pelatihan AI. Baca Juga: OpenAI Mulai Uji Coba Iklan di Layanan ChatGPT Puncaknya, pada November 2025, grup perdagangan konten Jepang CODA yang beranggotakan Studio Ghibli melayangkan surat tuntutan agar OpenAI berhenti menggunakan konten mereka untuk melatih sistem. Sebagai rekam jejak, OpenAI pertama kali mengenalkan Sora pada Februari 2024 sebagai layanan pratinjau model teks-ke-video. Versi pertamanya dirilis pada Desember 2024, disusul peluncuran aplikasi mandiri pada September 2025. Dengan penutupan permanen ini, layanan ChatGPT juga dipastikan tidak akan lagi memiliki fitur untuk menghasilkan video berdasarkan petunjuk teks. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK