Operasi Keselamatan Kapuas 2026: Polisi Jaring Ribuan Pelanggar Melalui ETLE dan Tilang Manual
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Satgas Gakkum Ditlantas
Polda Kalbar
mencatat ribuan pelanggaran lalu lintas pada hari ke-14 pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas 2026.
Penindakan ini dilakukan di halaman Kantor Samsat, Jalan Adisucipto, pada Minggu (15/2/2026).
Baca Juga:
Operasi Keselamatan Kapuas 2026: Polres Melawi Amankan 21 Kendaran Berknalpot Brong
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasatgas Gakkum, Zulyanto Leonardi Kramajaya, dengan melibatkan personel gabungan dari Satgas Turjawali, Banops, dan Satgas Preemtif.
Operasi ini juga didukung oleh instansi terkait dari Dispenda serta Jasa Raharja untuk memastikan kelengkapan administrasi kendaraan.
Berdasarkan data hasil operasi, sistem
Electronic Traffic Law Enforcement
(ETLE) statis dan
mobile
berhasil menangkap 1.177 pelanggaran.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 88 data telah divalidasi dan 58 surat konfirmasi telah dikirimkan kepada para pelanggar.
“Selain pengawasan elektronik, petugas di lapangan juga melakukan tindakan tilang manual terhadap 33 unit kendaraan yang didominasi oleh roda dua sebanyak 13 unit, serta berbagai jenis angkutan barang seperti truk dan pick up. Sebanyak 14 teguran simpatik juga diberikan sebagai langkah edukasi kepada pengendara”, ujar Zulyanto Leonardi Kramajaya.
Langkah ini diambil untuk menertibkan kendaraan angkutan barang dan sepeda motor yang sering melanggar aturan keselamatan.
Penggunaan teknologi ETLE terbukti efektif dalam memantau perilaku pengendara secara luas tanpa harus melakukan penghentian kendaraan di jalan secara terus-menerus.
Baca Juga:
Polresta Pontianak Sasar Knalpot Brong Selama Operasi Keselamatan Kapuas 2026
Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Kapuas 2026 merupakan langkah krusial dalam menciptakan ketertiban di jalan raya.
Hal ini menjadi persiapan penting sebelum memasuki periode pengamanan arus mudik mendatang.
"Kegiatan ini kami lakukan demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, sehingga kesadaran masyarakat dalam berkendara dapat terus terjaga secara konsisten", tegas Bambang Suharyono.
Polda Kalbar berharap dengan adanya penindakan rutin ini, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan diharapkan muncul bukan karena takut ditilang, melainkan demi keselamatan bersama di jalan raya.
(*Red)
Tag:
#Polda Kalbar
#keselamatan jalan
#pelanggaran lalu lintas
#Tilang elektronik
#Operasi Keselamatan Kapuas 2026
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.