faktakalbar

Organda Kalbar dan Sopir Truk Gelar Aksi Damai Tolak Zero ODOL

Penulis: Redaksi Friday, 27 June 2025 📖 1 menit
Organda Kalbar dan Sopir Truk Gelar Aksi Damai Tolak Zero ODOL
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – DPD Organda Kalimantan Barat bersama Persatuan Driver Truk Kalbar menggelar aksi damai di kawasan Terminal Tipe A ALBN dan Tugu Alianyang, Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (26/06/2025) pagi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan Zero ODOL (Over Dimension Overload) yang dinilai belum tepat untuk diterapkan. Baca Juga:   Sopir Ekspedisi Kalbar Konsolidasi Jelang Aksi Damai Tolak ODOL Massa aksi menilai bahwa pemerintah belum mempersiapkan infrastruktur memadai dan belum mempertimbangkan dampak kebijakan tersebut terhadap pengemudi angkutan barang. Mereka menuntut agar penerapan kebijakan tersebut ditinjau ulang. Dalam aksinya, peserta membawa sembilan poin tuntutan, termasuk penolakan terhadap Zero ODOL dan permintaan revisi pasal-pasal tertentu dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tuntutan diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat oleh Sekretaris DPD Organda Kalbar, Matruji, serta perwakilan sopir truk, Muhammad Ali atau yang akrab disapa Daeng. Aksi berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan dari aparat kepolisian. Kapolres Kubu Raya, AKBP Ade Kuncoro, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga situasi kondusif dalam menyikapi setiap dinamika sosial di wilayahnya. Baca Juga:  Polres Kubu Raya Tangkap 2 Pengedar Sabu yang Tengah Lakukan Transaksi di Jalan Adisucipto “ Kami Polri akan terus hadir dalam setiap dinamika sosial untuk memastikan keamanan dan harkamtibmas tetap terjaga di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya. Aspirasi masyarakat harus mendapat ruang, tapi tentu tetap dalam koridor hukum dan ketertiban ,” tegasnya. Aksi damai ini berakhir setelah peserta menerima hasil mediasi dari pihak pemerintah. Mereka berharap tuntutan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara serius oleh pemangku kebijakan. (amb)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK