faktakalbar

Padamkan Karhutla di Mempawah Timur, Petugas Terkendala Akses Hutan Gambut

Penulis: Redaksi Friday, 27 March 2026 📖 2 menit
Padamkan Karhutla di Mempawah Timur, Petugas Terkendala Akses Hutan Gambut
Faktakalbar.id, MEMPAWAH - Tim gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Mempawah Timur bersama Kepolisian Resor (Polres) Mempawah melakukan pengecekan langsung terhadap temuan titik api (hotspot) di wilayah Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, pada Rabu (24/3/2026). Langkah tanggap ini dilakukan guna memastikan lokasi pasti titik api serta menentukan strategi pemadaman yang tepat di lapangan. Baca Juga: Karhutla Mempawah Telan Korban Jiwa, Lansia di Desa Galang Meninggal Akibat ISPA Pengecekan titik api dalam penanganan karhutla di Mempawah Timur ini mulai dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB. Petugas menyasar lokasi di Dusun Telayar, Desa Sejegi. Area ini dipilih lantaran menjadi titik akses terdekat menuju kawasan lahan yang dilaporkan mengalami kebakaran. Jarak tempuh menuju lokasi titik api diperkirakan mencapai sekitar 24 kilometer dari Markas Polsek (Mapolsek) Mempawah Timur. Rombongan kepolisian membutuhkan waktu perjalanan darat kurang lebih selama 55 menit untuk dapat tiba di kawasan tersebut. Kepala Polsek (Kapolsek) Mempawah Timur, Iptu Imran, memimpin langsung jalannya patroli pengecekan ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan sangat vital untuk memetakan situasi secara presisi. “Kami turun langsung ke lokasi akses di Telayar untuk memastikan titik api yang terdeteksi. Saat ini petugas fokus melakukan pemadaman di titik karhutla di Jalan Anjungan Dalam, yang berada di perbatasan Kecamatan Mempawah Timur dan Kecamatan Anjongan,” ujar Iptu Imran. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi geografis di lokasi kebakaran terbilang cukup menantang bagi tim gabungan. Wilayah tersebut didominasi oleh hutan semak belukar dengan jenis tanah gambut. Karakteristik lahan gambut ini dikenal mudah terbakar dan apinya sulit dipadamkan sepenuhnya jika sudah menjalar ke area bawah permukaan tanah. Kondisi alam ini membuat penanganan karhutla di Mempawah Timur membutuhkan tenaga yang ekstra. Baca Juga: Karhutla di Mempawah Hanguskan 10 Hektare Lahan Gambut, Api Nyaris Sambar Ruko Selain faktor geografis, keterbatasan infrastruktur jalan menjadi kendala operasional utama bagi petugas untuk bisa merangsek masuk dan menjangkau titik pusat api secara efektif. “Hambatan yang kami hadapi adalah tidak adanya akses jalan kendaraan menuju titik karhutla. Beberapa lokasi berada di tengah hutan sehingga menyulitkan proses pemadaman,” jelasnya. Meskipun dihadapkan pada sejumlah rintangan akses dan kondisi alam, pihak kepolisian tetap berkomitmen kuat untuk memastikan upaya pemantauan serta pemadaman terus berjalan. “Kami akan terus meningkatkan patroli dan koordinasi dengan instansi terkait guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah ini,” tutup Iptu Imran. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK