faktakalbar

Sampan Berisi Ikan Ditemukan Hanyut, Warga Nanga Pinoh Diduga Tenggelam di Sungai Melawi

Penulis: Redaksi Tuesday, 06 January 2026 📖 1 menit
Sampan Berisi Ikan Ditemukan Hanyut, Warga Nanga Pinoh Diduga Tenggelam di Sungai Melawi
Faktakalbar.id, MELAWI – Seorang warga Dusun Lengkong, Desa Semadin Lengkong , Kecamatan Nanga Pinoh , dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Melawi, Minggu (4/1/2026). Korban bernama Syaparden (44) diketahui pergi memancing seorang diri sebelum sampannya ditemukan hanyut tanpa awak. Baca Juga:   Sampan Ditemukan Kosong, Warga Nanga Pinoh Diduga Tenggelam di Sungai Melawi Kejadian bermula ketika korban berpamitan meninggalkan rumah untuk memancing menggunakan sampan miliknya. Namun, sekitar pukul 14.30 WIB, seorang saksi mata yang hendak pergi ke kebun durian melihat sampan milik korban terombang-ambing di sungai. Kecurigaan muncul ketika saksi mengecek perahu tersebut dan tidak menemukan keberadaan Syaparden. Tinggalkan Barang Bukti Dugaan korban terjatuh dan tenggelam semakin kuat setelah saksi menemukan sejumlah barang pribadi milik korban masih berada di dalam sampan. Barang-barang tersebut meliputi sandal, rokok, topi, hingga ikan hasil tangkapan. “Saat diperiksa, korban tidak ditemukan di dalam sampan. Namun terdapat sandal, rokok, topi, serta ikan hasil pancingan yang diduga milik korban,” jelas sumber di lapangan. Pencarian Tim Gabungan Merespons laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Melawi, Polsek Nanga Pinoh, Brimob, Koramil, BPBD, Basarnas, serta warga setempat langsung bergerak melakukan penyisiran. Baca Juga:  Sampan Ditemukan Kosong, Warga Nanga Pinoh Diduga Tenggelam di Sungai Melawi Operasi pencarian dilakukan menggunakan armada air, termasuk speed boat dinas Polri, Basarnas, dan BPBD. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih berupaya keras menyisir area sekitar lokasi ditemukannya sampan korban. Masyarakat di sekitar bantaran sungai diimbau untuk waspada dan segera melapor jika menemukan petunjuk terkait keberadaan korban. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK