Panduan Aman Minum Es Saat Berbuka Puasa
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Umat muslim sering kali mencari minuman dingin sebagai menu takjil utama setelah menahan dahaga seharian penuh. Cuaca panas yang terik membuat hidangan es buah atau es teh manis terlihat sangat menggugah selera menjelang waktu magrib.
Namun, kebiasaan mengonsumsi air es secara langsung saat perut dalam kondisi kosong memicu kontraksi
pembuluh darah
pada saluran
pencernaan.
Seseorang perlu menerapkan cara minum yang benar agar tubuh tidak mengalami kram perut atau radang tenggorokan mendadak.
Pengaturan suhu minuman memegang peranan
krusial
dalam membantu lambung beradaptasi dan menerima asupan nutrisi secara bertahap.
Baca Juga:
Segar tapi Waspada! Ini 4 Bahaya Minum Es Tebu Sembarangan bagi Kesehatan
Mengawali Berbuka Menggunakan Air Netral
Orang yang berpuasa wajib meminum segelas air putih bersuhu ruang sebelum menyentuh hidangan es. Air dengan suhu netral ini menghidrasi sel tubuh dengan cepat dan menyiapkan dinding lambung tanpa memberikan efek kejut yang ekstrem.
Memberi Jeda Waktu Minum Es
Masyarakat sebaiknya memberikan jeda waktu sekitar sepuluh hingga lima belas menit sebelum menikmati minuman dingin. Tindakan menyantap makanan ringan pemulih energi terlebih dahulu memberikan lapisan pelindung bagi lambung untuk memproses suhu minuman dingin.
Menghindari Minuman Dingin Terlalu Manis
Pembuat takjil perlu membatasi penggunaan sirup kental atau susu kental manis pada minuman es. Tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mengurai komposisi gula cair bersuhu dingin sehingga perut sering kali terasa kembung.
Mengunyah Makanan Secara Perlahan
Konsumen yang memadukan minuman dingin dengan hidangan padat wajib mengunyah makanan secara perlahan. Gerakan mengunyah merangsang produksi air liur yang secara alami menetralkan suhu makanan dan minuman sebelum melewati kerongkongan.
Baca Juga:
Rumus Minum Air Putih Cegah Dehidrasi Saat Puasa
Mengurangi Jumlah Bongkahan Es
Penjual dan pembuat minuman sebaiknya membatasi jumlah bongkahan es batu di dalam gelas saji. Pengurangan volume es batu menjaga suhu minuman tetap menyegarkan dahaga tanpa membekukan kerongkongan orang yang meminumnya.
(*Sr)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.