Panduan Memilih Pupuk Kelapa Sawit yang Bagus Berdasarkan Fase Tumbuh
Pemilihan dan pemberian jenis pupuk yang tepat sesuai fase pertumbuhan tanaman menjadi faktor kunci dalam memaksimalkan produktivitas serta hasil panen budi daya kelapa sawit.
Pemilihan dan pemberian jenis pupuk yang tepat sesuai fase pertumbuhan tanaman menjadi faktor kunci dalam memaksimalkan produktivitas serta hasil panen budi daya kelapa sawit.
Pola pemupukan yang terencana idealnya dimulai sejak fase pembibitan awal hingga tanaman memasuki masa produktif menghasilkan buah secara berkala.
Pada masa pembibitan usia 1 hingga 12 bulan, pemberian pupuk NPK 15-15-6-4 disarankan setiap tiga bulan sekali guna mendukung pertumbuhan awal akar serta pembentukan batang.
Memasuki fase Tanaman Belum Menghasilkan, penggunaan pupuk berimbang NPK 12-12-17-2+TE diperlukan untuk memperkuat pertumbuhan vegetatif tanaman.
Aplikasi pemupukan pada fase ini dapat dilakukan dengan cara membenamkan racikan hara ke dalam tanah atau menyebarkannya di sekeliling piringan tanaman.
Ketika tanaman telah masuk ke fase Tanaman Menghasilkan, formulasi pupuk seperti NPK 13-6-27-4+0,65 B dapat digunakan untuk memicu lonjakan produksi buah.
Dosis dan jenis pasokan hara pada fase Tanaman Menghasilkan harus disesuaikan kembali dengan karakteristik serta kebutuhan spesifik tanah setempat.
Penggunaan unsur hara yang presisi di setiap fase tumbuh dipastikan mencegah terjadinya perlambatan pertumbuhan maupun defisiensi nutrisi pada kelapa sawit.
Penerapan jadwal pemupukan yang disiplin juga terbukti menjaga kesehatan pelepah serta memperpanjang usia produktif pohon di lapangan.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.