faktakalbar

Panen Raya Jagung di Kayong Utara Dukung Target Swasembada Pangan Nasional 2025

Penulis: Redaksi Monday, 29 September 2025 📖 1 menit
Panen Raya Jagung di Kayong Utara Dukung Target Swasembada Pangan Nasional 2025
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Panen raya jagung serentak kuartal III yang dilaksanakan di kediaman Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Kayong Utara pada Sabtu (27/9/2025), menjadi salah satu upaya daerah dalam mendukung program swasembada pangan nasional 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari kepolisian hingga pemerintah daerah dan perwakilan kelompok tani. Acara ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional. Panen raya yang berlangsung di lahan milik Wakapolres Kayong Utara, Kompol Denny Satria , juga dimanfaatkan sebagai momen untuk meluncurkan unit pengering jagung, yang diharapkan dapat membantu petani. Baca Juga:  Jaga Kamtibmas di Sukadana, Satsamapta Polres Kayong Utara Patroli Malam Sasar Objek Vital Dalam acara tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri menargetkan penanaman jagung seluas 1 juta hektar pada 2025. Target ini didukung oleh berbagai kementerian dan pemangku kepentingan terkait. Panen jagung nasional pada kuartal III diperkirakan mencapai 751.442 ton dari lahan seluas 166.512 hektar, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 11,53% dari tahun sebelumnya. Selain itu, Polri juga telah menyalurkan 78.199 ton beras SPHP untuk menstabilkan harga pasar. Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Kepala Polres Kayong Utara Adi Prabowo, bersama para pejabat dan tokoh masyarakat yang hadir. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif. Baca Juga:  24 Mahasiswa Fakultas Kehutanan Untan Magang di PT Mayawana Persada, Siap Ditempa di Ketapang dan Kayong Utara (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK