faktakalbar

Pangdam Tanjungpura Pimpin Langsung Panen Raya Ketahanan Pangan di Kubu Raya

Panglima Komando Daerah Militer XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito memimpin kegiatan panen padi di kawasan pertanian belakang Kantor Bupati Kubu Raya pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda Panen Ray…

Penulis: Natash Saturday, 18 July 2026 📖 1 menit
Pangdam Tanjungpura Pimpin Langsung Panen Raya Ketahanan Pangan di Kubu Raya
Prajurit militer bersama pejabat daerah dan kejaksaan mengikuti kegiatan panen komoditas padi bersama kelompok masyarakat tani lokal. (Dok. HO/Faktanasional)

Panglima Komando Daerah Militer XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito memimpin kegiatan panen padi di kawasan pertanian belakang Kantor Bupati Kubu Raya pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda Panen Raya Ketahanan Pangan yang diinisiasi oleh jajaran militer tingkat daerah bersama pemerintah kabupaten.

Acara pertanian strategis ini turut dihadiri oleh Asisten Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Kolonel Cpm Agus Subur Mudjiono.

Kehadiran berbagai perwakilan instansi negara menjadi simbol soliditas antara aparatur keamanan dengan elemen masyarakat sipil tingkat perdesaan.

Selain memanen padi bersama aparat gabungan juga menyerahkan sejumlah bantuan sarana prasarana penunjang langsung kepada para petani setempat.

Agenda Panen Raya Ketahanan Pangan ini juga diisi dengan sesi konferensi video secara serentak bersama Panglima Tentara Nasional Indonesia.

Pemerintah daerah menganggap sektor pertanian sebagai tulang punggung paling krusial dalam menjaga stabilitas ketersediaan bahan pokok harian warga.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menekan potensi krisis pasokan beras yang kerap mengancam kestabilan ekonomi di wilayah perbatasan.

Dukungan penuh dari aparat penegak hukum juga diberikan secara melekat untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan pupuk maupun bibit unggul.

Sinergi kuat antara satuan militer dan warga sipil ini diyakini sangat ampuh untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi para penggarap lahan persawahan.

Para anggota kelompok tani menyambut baik perhatian khusus dari jajaran institusi negara dalam upaya memajukan metode pertanian tradisional mereka.

Perwakilan institusi kejaksaan menegaskan bahwa kerja sama antarlembaga ini merupakan wujud nyata dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah secara menyeluruh.

"Sinergi yang kuat akan melahirkan ketahanan pangan yang tangguh, demi Indonesia yang mandiri dan sejahtera."

Upaya pencapaian kemandirian pasokan pangan menjadi target jangka panjang yang wajib direalisasikan pemerintah tanpa harus bergantung pada pasokan impor.

Pemerintah terus mendorong pemanfaatan lahan tidur dan area telantar agar dapat segera diolah menjadi hamparan persawahan baru yang sangat produktif.

Pelaksanaan agenda swasembada ini diharapkan dapat ditiru dan diterapkan pada berbagai wilayah kabupaten lain di seantero provinsi Kalimantan Barat.

(*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK