faktakalbar

Pasang Laut "Menyerang" Pagi Buta, Penghuni Kontrakan Bahu Membahu Evakuasi Kulkas Milik Pemilik Kontrakan

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 December 2025 📖 1 menit
Pasang Laut "Menyerang" Pagi Buta, Penghuni Kontrakan Bahu Membahu Evakuasi Kulkas Milik Pemilik Kontrakan
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pagi di kawasan Perum 2, Gang Landak, Jeruju, dimulai dengan kesibukan tak terduga. Senin (08/12/2025) Saat matahari belum tinggi, sekitar pukul 06.00 WIB, pasang air laut ( rob ) tiba-tiba "menyerang" masuk ke permukiman padat penduduk tersebut. Rizky Imanuel , salah seorang mahasiswa yang mengontrak di kawasan itu, menceritakan momen ketika ia dan teman-temannya harus terbangun lebih awal bukan karena jadwal kuliah, melainkan karena air Sungai Kapuas yang mulai menggenangi lantai rumah. "Sekitar jam 6 atau 7 pagi tadi air naik. Soalnya aku dibangunkan kawan karena air sudah mulai masuk tapi sedikit aja, kasurku dikit jak (basahnya)" ungkapnya saat diwawancarai via whatsApp, Senin (8/12/2025). Baca Juga:  Tetapkan Status Siaga I, Pemkot Pontianak Waspadai Puncak Banjir Rob Besok Aksi Solidaritas Anak Kos Meskipun barang-barang mereka dapat di handle dari jangkauan air, perhatian mereka langsung tertuju pada aset milik pemilik kontrakan. Posisi dapur rumah induk yang lebih rendah dibandingkan ruang tamu membuat area tersebut paling cepat terendam. Tanpa menunggu lama, Rizky dan teman-temannya ini langsung bahu-membahu mengangkat lemari es (kulkas) pemilik kontrakan yang nyaris terendam air pasang. "Dapur ibu kontrakan posisinya rendah, jadi air masuk ke situ. Kulkasnya hampir kena air, jadi kami ramai-ramai tolong pindahkan ke tempat yang lebih tinggi di ruang tamu biar aman," tutur Rizky menceritakan aksi gotong royong pagi buta tersebut. Motor Aman, Jalan Selutut Selain menyelamatkan perabotan elektronik, warga dan penghuni kos di Gang Landak juga sudah terbiasa mengantisipasi banjir rob dengan mengamankan kendaraan. Sepeda motor umumnya sudah diparkir di dataran yang lebih tinggi sebelum air mencapai puncaknya. "Di jalan depan itu airnya lumayan dalam, hampir selutut. Kalau motor aman karena sudah duluan diselamatkan," tambahnya. Baca Juga:  Dikepung Sampah dan Sulit Air Bersih, Derita Lanjutan Warga Sibolga Pascabanjir (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK