faktakalbar

Lama Terbengkalai, Pasar Ikan di Kayong Utara Ambruk

Penulis: Redaksi Tuesday, 21 October 2025 📖 1 menit
Lama Terbengkalai, Pasar Ikan di Kayong Utara Ambruk
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA - Sebuah bangunan pasar ikan di Dusun Tembok Baru, Desa Rantau Panjang , Kecamatan Simpang Hilir , ambruk rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pada Minggu (19/10/25) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Baca Juga:   Lama Ditinggalkan Karena Miring, Pasar Ikan Rantau Panjang Akhirnya Ambruk Pasar ikan yang merupakan aset Pemerintah Daerah (Pemda) Kayong Utara tersebut diketahui telah lama dalam kondisi memprihatinkan. Kepala Desa Rantau Panjang, Hasanan, mengungkapkan bahwa kondisi bangunan yang dibangun pada 2016 itu telah miring sejak lama dan usulan perbaikan sudah beberapa kali diajukan, namun belum mendapat tindak lanjut. Kondisi tersebut juga dikeluhkan oleh para pedagang. Salah seorang pedagang, Fatimah, menyebut bahwa warga sudah enggan berjualan di lokasi itu sejak tahun 2020 karena khawatir dengan keselamatan mereka. "Meskipun kami memahami keterbatasan anggaran, pasar ini seharusnya tidak dibiarkan terbengkalai karena menjadi sumber ekonomi masyarakat," tegas Hasanan. Pihak Kepolisian Sektor Simpang Hilir telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kayong Utara untuk mengamankan lokasi kejadian. Hingga saat ini, penyebab pasti ambruknya bangunan masih dalam penyelidikan, dan total kerugian material belum dapat dipastikan karena menunggu pengecekan dari pemerintah daerah. Baca Juga:   Warga Transmigrasi Tanjung Satai Terima 472 Sertipikat Tanah dari Pemkab Kayong Utara Terkait insiden ini, pemerintah daerah diimbau untuk segera melakukan survei teknis struktural terhadap bangunan-bangunan tua lainnya di wilayah tersebut. Selain itu, sosialisasi mengenai kewaspadaan terhadap potensi bahaya dari infrastruktur yang usang juga perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK