Pasokan Logistik Pulau Palue Dipasok Lewat Laut dan Udara
Faktakalbar.id - Penyaluran bantuan logistik untuk korban gempa M 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka diakselerasi melalui jalur laut dan helikopter. Pola distribusi khusus ini diterapkan karena wilayah kepulauan tersebut bukan merupakan area basis…
Faktakalbar.id - Penyaluran bantuan logistik untuk korban gempa M 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka diakselerasi melalui jalur laut dan helikopter.
Pola distribusi khusus ini diterapkan karena wilayah kepulauan tersebut bukan merupakan area basis daerah penghasil beras.
Pemerintah menggandeng Perum Bulog untuk menjamin ketersediaan bahan pangan utama masyarakat selama satu bulan ke depan.
Pengiriman bantuan darurat terus dilakukan secara bertahap mengingat terbatasnya opsi moda transportasi menuju lokasi bencana.
Kesiapsiagaan armada evakuasi medis dan pemantauan udara tetap disiagakan di pangkalan utama Kota Maumere.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto memastikan kebutuhan pangan ratusan warga terdampak di pulau luar Flores terpenuhi.
“Bantuan sudah masuk, tentunya mungkin masih terbatas karena akses hanya bisa ditempuh menggunakan jalur laut dan udara menggunakan pesawat,” ujar Suharyanto.
Suharyanto menegaskan jaminan pasokan beras akan terus dikawal secara ketat sampai masa pemulihan awal dinyatakan selesai.
“Karena Pulau Palue bukan penghasil beras, maka selama satu bulan sementara beras akan kita dukung melalui sinergi dengan Bulog,” tambahnya.
Hasil pemetaan serta dialog dengan warga lokal mengonfirmasi tidak ada lagi korban luka yang membutuhkan evakuasi darurat.
Seluruh armada penyelamat darat dan udara yang disiagakan di Maumere siap digerakkan sewaktu-waktu jika terjadi kondisi darurat.
“Tadi dari hasil dialog dan informasi warga, sudah tidak ada lagi yang harus dievakuasi. Di Maumere segala jenis armada sudah lengkap sehingga jika dibutuhkan sewaktu-waktu sudah bisa kita pakai,” jelasnya.
Sejumlah warga di Desa Ladolaka saat ini masih memilih bertahan di tenda mandiri karena khawatir akan gempa susulan.
Pemerintah daerah bersama tim relawan memberikan pendampingan trauma guna mengembalikan ketenangan psikologis masyarakat kepulauan.
Pemenuhan kebutuhan dasar air bersih dan sanitasi juga menjadi prioritas penanganan darurat pascabencana di kawasan pesisir.
Kerja sama lintas lembaga terus diperkuat untuk memastikan tahap pemulihan pascabencana berjalan efektif dan berkesinambungan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.