faktakalbar

Pastor Rufinus Ajak Umat Hadapi Penderitaan dengan Iman dan Kerendahan Hati

Penulis: Redaksi Monday, 14 April 2025 📖 2 menit
Pastor Rufinus Ajak Umat Hadapi Penderitaan dengan Iman dan Kerendahan Hati
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Dalam Misa Kedua Minggu Palma yang berlangsung khidmat, Pastor Rufinus menyampaikan homili yang menyentuh hati umat. Ia tidak hanya mengulas tentang makna penderitaan dalam iman Katolik, tetapi juga mengajak umat untuk meneladani Yesus yang rela memikul salib demi keselamatan umat manusia. Salah satu bagian homilinya yang menarik perhatian adalah ketika Pastor Rufinus menceritakan pengalaman pribadinya saat rumah orang tuanya terbakar saat ia masih menjadi novis. “Dulu rumah saya kebakaran pada saat saya novisiat. Saya berdoa lima kali sehari, melayani, mau jadi pastor, eh rumah kebakaran,” kisahnya. Baca Juga: Misa Minggu Palma Ke dua: Pastor Rufinus Ajak Umat Rendahkan Hati dan Selalu Mengucap Syukur pada Tuhan Namun, Pastor Rufinus tidak melihat kejadian itu sebagai musibah semata. Ia justru melihatnya sebagai cara Tuhan bekerja melalui cara yang tak terduga. “Tuhan mau ganti rumah baru. Rumah kami jelek soalnya,” ujarnya sambil tersenyum, menyiratkan bahwa Tuhan kerap memakai cara yang tidak masuk akal untuk memberikan berkat. Ia menambahkan bahwa meski saat itu merasa kehilangan, ia percaya bahwa Tuhan memiliki rencana yang lebih baik. “Kebakaran yang sebenarnya jelek, menjadi kebakaran berkat. Yaitu kebakaran mau ganti rumah,” tegasnya. Pastor Rufinus juga mengingatkan umat untuk tidak merasa sebagai orang paling menderita. “Sering kita berbuat seperti itu, bahwa hitung-hitungan dengan Tuhan. Coba kalau Tuhan seperti itu dengan kita, tidak akan bisa kita ngapa-ngapain,” katanya. Baca Juga: Misa Minggu Palma Ke dua: Pastor Rufinus Ajak Umat Rendahkan Hati dan Selalu Mengucap Syukur pada Tuhan Menurutnya, sebagai orang Katolik, kita harus siap menerima salib dalam hidup. “Kalau kita mendapat sesuatu yang lebih hebat lagi, bersiaplah dengan salib yang lebih besar,” katanya, menegaskan kembali makna penderitaan dalam iman Katolik. Ia juga menekankan pentingnya bersyukur dan tetap rendah hati. “Jangan pernah menganggap bahwa kita ini paling susah,” pesannya. Pastor Rufinus mengajak umat untuk percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup adalah bagian dari rencana Tuhan. Misa ditutup dengan ajakan untuk menyambut Pekan Suci dengan iman dan pengharapan. “Tuhan menyiapkan yang terbaik untuk kita, dan kita harus siap menjalani pekan suci ini dengan penuh iman,” tutupnya. (AMB) Baca Juga: Misa Minggu Palma Ke dua: Pastor Rufinus Ajak Umat Rendahkan Hati dan Selalu Mengucap Syukur pada Tuhan

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK