faktakalbar

PDAM Tirta Khatulistiwa Perketat Pengawasan, Targetkan Kebocoran Air Turun Drastis di Bawah 25 Persen

Penulis: Redaksi Saturday, 04 October 2025 📖 1 menit
PDAM Tirta Khatulistiwa Perketat Pengawasan, Targetkan Kebocoran Air Turun Drastis di Bawah 25 Persen
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa Pontianak menetapkan target signifikan untuk mengatasi salah satu masalah utama mereka, yaitu tingginya angka kebocoran dan kehilangan air. Manajemen baru di bawah kepemimpinan Direktur Utama, Wawan Hari Purnomo , menargetkan penurunan kasus kebocoran hingga mencapai angka di bawah 25 persen . Target ini secara resmi diumumkan Wawan pada (Sabtu, 4/10/2025), sehari setelah pelantikan Dewan Pengawas baru. Target tersebut sejalan dengan arahan tegas dari Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono , yang menekankan pentingnya efisiensi dalam distribusi air bersih. "Kasus kebocoran itu kita targetkan penurunannya, paling tidak di bawah 25 persen," ujar Wawan. Ia menjelaskan bahwa upaya untuk mencapai target ini akan dilakukan secara berkelanjutan, berlangsung hingga akhir masa jabatan Dewan Pengawas dan Direksi periode saat ini. Baca Juga:   Warga Ratu Sepudak Segera Nikmati Air Bersih, Material PDAM Tiba di Lokasi TMMD Sambas Wawan menambahkan bahwa tuntutan untuk mengurangi kebocoran bukan hanya sekadar upaya internal, tetapi juga merupakan instruksi langsung dari Kuasa Pemilik Modal (KPM) atau Wali Kota. "Memang Pak Wali Kota menghendaki kebocoran kita harus bisa di bawah 25 persen. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan air yang diproduksi dapat didistribusikan secara maksimal kepada masyarakat," tegasnya. Penurunan angka kehilangan air ( Non-Revenue Water /NRW) di bawah 25 persen merupakan standar yang dianggap sehat bagi operasional PDAM. Pencapaian target ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan perusahaan, tetapi juga memperluas cakupan pelayanan dan menjamin ketersediaan air yang lebih stabil bagi seluruh pelanggan di Pontianak. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK