faktakalbar

Pelapor Dugaan Korupsi Kades Sumber Karya Kecewa Sikap Inspektorat Bengkayang yang Mengambang

Penulis: Redaksi Thursday, 10 April 2025 📖 1 menit
Pelapor Dugaan Korupsi Kades Sumber Karya Kecewa Sikap Inspektorat Bengkayang yang Mengambang
FaktaKalbar.id, BENGKAYANG - Laporan dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Desa Sumber Karya, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, masih belum menemui kejelasan. Padahal laporan tersebut telah disampaikan kepada Inspektorat Bengkayang sejak empat bulan lalu. Yohanes Aya, warga yang menjadi pelapor dalam kasus ini, mengaku kecewa dengan lambannya respons dari Inspektorat, khususnya tim Irban 5 yang menangani audit desa.“Saya sudah beberapa kali menghubungi pihak Inspektorat, tapi tidak ada kejelasan. Bahkan nomor saya diblokir oleh oknum pegawai di sana,” ungkap Yohanes kepada wartawan, Rabu (9/4). Menurutnya, tindakan pemblokiran tersebut terkesan sebagai upaya menghambat akses informasi. Yohanes menyebut bahwa laporan yang ia sampaikan seharusnya mendapat tanggapan serius, mengingat menyangkut dugaan penyalahgunaan keuangan desa. Tak hanya kepada Inspektorat, Yohanes juga telah menghubungi pihak Kejaksaan Negeri Bengkayang. Ia menyampaikan bahwa Kepala Seksi Intelijen, Fuat, menyatakan belum menerima hasil audit dari Inspektorat hingga saat ini.“Saya sudah berkonsultasi langsung dengan Pak Fuat, dan beliau menyampaikan bahwa kejaksaan belum menerima dokumen apapun dari Inspektorat terkait kasus ini,” katanya. Yohanes pun berharap agar Inspektorat Kabupaten Bengkayang menjalankan tugasnya dengan profesional, serta memberikan ruang keterbukaan informasi bagi pelapor. “Masyarakat berhak tahu sejauh mana penanganan laporan seperti ini. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas makin luntur,” ujarnya. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Inspektorat Bengkayang terkait keterlambatan penanganan laporan dugaan korupsi tersebut. (arya)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK