faktakalbar

Pelemahan Rupiah Berlanjut, Analis Soroti Kebijakan Moneter Bank Indonesia

Penulis: Redaksi Saturday, 27 September 2025 📖 1 menit
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Analis Soroti Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Faktakalbar.id NASIONAL – Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan. Meskipun sempat menguat tipis sebesar 0,04% dan ditutup di level Rp19.651/EUR pada perdagangan hari ini, Kamis (25/9/2025), rupiah masih dalam tren pelemahan terhadap euro. Baca Juga:  Harga Emas Antam 24 Karat Sabtu 27 September 2025 Pecahkan Rekor Baru: Rp 2.191.000/Gram Menurut data Refinitiv , pelemahan rupiah terhadap euro mencapai rekor terlemah sepanjang sejarah pada Selasa (23/9/2025), saat ditutup di level Rp19.683/EUR, melemah 0,61%. Tren pelemahan ini telah berlangsung sejak awal tahun, di mana rupiah telah terdepresiasi sebesar 17,18%. Pada awal tahun 2025, nilai tukar rupiah masih berada di level Rp16.770/EUR. Namun, kini nilainya telah terkikis sebesar Rp2.881/EUR. Pelemahan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal, seperti penguatan indeks dolar AS, dan kondisi domestik, termasuk kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI) serta sentimen fiskal yang menekan kepercayaan investor. Pekan lalu, BI kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, sehingga BI Rate kini berada di level 4,75%. Sepanjang tahun 2025, BI total telah memangkas suku bunga sebesar 125 basis poin. Kebijakan moneter yang longgar ini dinilai oleh sebagian pihak terlalu agresif. Banyak analis menilai langkah BI ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sesuai target Presiden Prabowo. Namun, di sisi lain, kebijakan ini berpotensi menimbulkan risiko terhadap kredibilitas dan independensi bank sentral. "Dorongan kebijakan terbaru untuk mendukung pertumbuhan melalui kombinasi kebijakan fiskal ekspansif dan kebijakan moneter dovish dapat dipandang sedikit negatif bagi rupiah," tulis analis Bank of America (BofA). Baca Juga:   Dua Penambang Emas Ilegal Tewas Ditembak KKB di Yahukimo, Tiga Korban Belum Dievakuasi (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK