Peluang Diterima Lebih Besar, Ini Cara Membuat CV ATS Untuk Melamar Kerja
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Persaingan dunia kerja saat ini semakin ketat, terutama dengan penggunaan teknologi
Applicant Tracking System
(ATS) oleh banyak perusahaan besar.
Sistem ini merupakan perangkat lunak yang digunakan
perekrut
untuk menyaring ribuan dokumen pelamar secara otomatis berdasarkan kata kunci tertentu.
Jika dokumen Anda tidak ramah sistem ini, kemungkinan besar lamaran Anda akan gugur sebelum sempat dibaca oleh manusia.
Memahami cara kerja sistem pemindaian ini adalah langkah awal yang
krusial
bagi setiap pencari kerja.
Baca Juga:
Siap-Siap Berubah, Ini 7 Pekerjaan yang Paling Terancam Digantikan Teknologi AI
Bukan soal desain yang penuh warna, melainkan soal struktur dan keterbacaan data.
Berikut adalah panduan praktis cara membuat CV ATS agar peluang Anda dipanggil wawancara semakin besar:
1. Gunakan Format yang Sederhana dan Bersih
Sistem pemindai otomatis sangat menyukai kesederhanaan.
Hindari penggunaan grafik, tabel, gambar, atau kolom yang rumit karena dapat membingungkan algoritma sistem.
Gunakan format file PDF atau
Word
(.docx) dengan struktur satu kolom dari atas ke bawah.
Pastikan informasi mengalir secara logis mulai dari profil profesional, pengalaman kerja, hingga latar belakang pendidikan.
2. Optimalkan Kata Kunci (
Keywords
) yang Relevan
Sistem ini bekerja dengan mencari kata kunci yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan (
job description
).
Bacalah persyaratan lowongan dengan teliti, lalu masukkan istilah teknis atau kemampuan khusus yang diminta ke dalam bagian pengalaman kerja atau keahlian Anda.
Misalnya, jika perusahaan mencari ahli
Digital Marketing
, pastikan istilah tersebut muncul beberapa kali dalam dokumen Anda secara natural.
3. Pilih Fon Standar yang Mudah Terbaca
Gunakan jenis huruf atau
font
yang standar dan profesional seperti
Arial
,
Calibri
, atau
Helvetica
.
Hindari huruf dekoratif yang sulit dibaca oleh mesin.
Ukuran huruf yang ideal adalah 10 hingga 12 poin untuk isi teks, dan sedikit lebih besar untuk judul setiap bagian.
Konsistensi dalam penggunaan huruf akan membantu sistem memetakan informasi Anda dengan akurat.
4. Deskripsikan Pengalaman Kerja dengan Angka
Perekrut dan sistem pemindai sangat menyukai pencapaian yang terukur.
Alih-alih hanya menuliskan tugas harian, gunakan angka untuk menunjukkan keberhasilan Anda.
Misalnya, "Berhasil meningkatkan penjualan sebesar 20%" atau "Mengelola anggaran senilai 100 juta rupiah".
Deskripsi berbasis data ini membuat profil Anda terlihat lebih profesional dan menonjol di mata sistem.
Baca Juga:
Libur Usai, Ini 3 Tips Jitu Kembalikan Semangat Kerja Tanpa Stres
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.