faktakalbar

Pemadaman Listrik PLN di Sanggau Lumpuhkan Akses Sinyal hingga Ganggu Sektor UMKM dan Ibadah Warga

Faktakalbar.id - Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara memicu gangguan pada berbagai sektor kehidupan masyarakat di Kabupaten Sanggau pada Senin, 27 Oktober 2026.

Penulis: Natash Tuesday, 27 October 2026 📖 1 menit
Pemadaman Listrik PLN di Sanggau Lumpuhkan Akses Sinyal hingga Ganggu Sektor UMKM dan Ibadah Warga
Ilustrasi - Suasana aktivitas warga Kabupaten Sanggau yang terganggu akibat pemadaman listrik secara bergilir oleh PLN. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara memicu gangguan pada berbagai sektor kehidupan masyarakat di Kabupaten Sanggau.

Dampak penghentian arus listrik secara mendadak tersebut merambah ke aktivitas peribadatan warga, proses belajar anak sekolah, hingga operasional pelayanan administrasi pemerintah daerah.

“Listrik tentunya kemarin memang dari pimpinan yang manajer juga untuk UP3 yang di PLN juga sudah menyampaikan kita akan ada pemadaman secara bergilir,” ujar Susana, Senin 27 Oktober 2026.

Pemadaman yang berlangsung tanpa adanya pemberitahuan secara matang tersebut berdampak langsung pada pelaksanaan ibadah Bulan Maria Rosario yang sedang dijalani umat Katolik setempat.

“Kasihan juga beberapa hari kemarin di masyarakat akhirnya ini mengganggu. Terus bagaimana mereka harus mengatur jadwal ya kita sebenarnya tidak ada masalah sih kalau pemadaman tapi kalau pagi hari atau pas kegiatan beraktivitas sore hari itu sangat mengganggu,” jelasnya.

Penghentian pasokan daya pada waktu subuh hingga pagi hari turut melumpuhkan jaringan sinyal telekomunikasi di area pemukiman warga.

“Di mana mungkin beraktivitas terkait belajar anak-anak mau mengerjakan tugas sehingga sinyal pun tidak ada ya seperti kejadian tadi pagi ini katanya karena ada kendala bencana akibat pohon tumbang,” ujar dia.

“Ini yang kita rasakan pagi begitu subuh mau lihat apa gelap semua dan aktivitas terkendala,” tambahnya.

Hilangnya pasokan listrik dan jaringan telekomunikasi memicu hambatan besar bagi para pelajar yang hendak menyelesaikan tugas sekolah secara daring.

Sektor ekonomi kerakyatan seperti usaha peternakan ikan hias, lembaga keuangan perbankan, dan Credit Union (CU) ikut mengalami kendala operasional harian.

“Terutama kepada pelaku usaha peternakan juga ya mungkin ada yang pelihara ikan hias apa lainnya ya jangan sampai berdampak nanti akhirnya kita pemerintah daerah juga yang disalahkan,” katanya.

Pemadaman listrik berkepanjangan pada periode Oktober hingga November diprediksi akan memperlambat laju penyerapan program anggaran pemerintah daerah.

Penghentian arus listrik akibat gangguan pohon tumbang di beberapa titik wilayah dinilai semakin memperparah keandalan pasokan daya di kawasan Sanggau.

Pelaku usaha mikro dan masyarakat luas berharap PLN dapat meminimalisasi durasi pemadaman demi menjaga stabilitas serta keberlangsung roda perekonomian lokal.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK