faktakalbar

Fokus Pembangunan Pontianak Utara: Dari Jalan Outer Ring Road hingga Sekolah Rakyat

Penulis: Redaksi Monday, 23 February 2026 📖 1 menit
Fokus Pembangunan Pontianak Utara: Dari Jalan Outer Ring Road hingga Sekolah Rakyat
PONTIANAK, FAKTAKALBAR.ID – Kecamatan Pontianak Utara kini menjadi salah satu prioritas utama dalam peta pembangunan Pemerintah Kota Pontianak. Pada tahun 2026 ini, alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp63 miliar, naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp56,4 miliar. Baca Juga:   Festival Musik Bangun Sahur Masjid Jami: Upaya Pemkot Pontianak Jadikan Etalase Budaya Sungai Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono , menjelaskan bahwa fokus pembangunan saat ini adalah melanjutkan peningkatan konektivitas jalan. Setelah menuntaskan Jalan Kebangkitan Nasional yang kini menjadi bagian dari outer ring road , Pemkot akan menyasar perbaikan di Jalan Parit Pangeran, Parwasal, hingga Sungai Selamat. "Beberapa infrastruktur sudah kita selesaikan di tahun pertama periode kedua saya, termasuk Jalan Kebangkitan Nasional. Ke depan, jalan-jalan penghubung lainnya akan kita tuntaskan," ujar Edi usai kegiatan subuh berjamaah di Masjid Nushatussolihin, Minggu (22/2/2026). Selain infrastruktur jalan, dua program strategis nasional juga tengah berjalan di Pontianak Utara: Sekolah Rakyat: Dibangun di Jalan Flora yang dikhususkan bagi masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari program Presiden Prabowo. Pusat Pengolahan Sampah Terpadu: Berlokasi di TPA Batulayang dengan sistem sanitary landfill untuk mengolah sampah menjadi material konstruksi seperti paving blok. Baca Juga:   Sukses di Gajah Mada, Edi Rusdi Kamtono: Sampai Jumpa di Festival Budaya Cap Go Meh Edi juga menyoroti karakteristik unik Pontianak Utara yang memiliki 30 persen wilayah lahan gambut untuk pertanian. Sektor ini menjadi penyuplai utama kebutuhan pangan tidak hanya bagi kota, tetapi juga Kalimantan Barat. Oleh karena itu, pembangunan di wilayah ini dirancang berbeda dengan wilayah Selatan atau Tenggara, menyesuaikan dengan potensi agrikultur dan konservasi lahan. Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), saat ini telah tersedia 11 dapur penyuplai di Pontianak Utara yang diharapkan mampu menyerap hasil pertanian warga lokal dan menciptakan lapangan kerja baru. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK