Pembiayaan Bunga Rendah KUM Peduli Disiapkan untuk Pulihkan Ekonomi UMKM Terdampak Karhutla di Kalbar
Faktakalbar.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah bersama Otoritas Jasa Keuangan memfasilitasi pembiayaan berbunga rendah bagi pelaku usaha terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
Faktakalbar.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah bersama Otoritas Jasa Keuangan memfasilitasi pembiayaan berbunga rendah bagi pelaku usaha terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
Program dukungan finansial bertajuk Kredit Usaha Mikro Peduli tersebut ditujukan untuk memulihkan perekonomian masyarakat yang terganggu akibat bencana asap.
Langkah fasilitasi pembiayaan ini disampaikan dalam gelaran Bursa Wirausaha Unggulan di Universitas Tanjungpura Pontianak pada Senin, 26 Oktober 2026.
Bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat diketahui telah mengganggu kelancaran operasional harian para pelaku usaha kecil setempat.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa dukungan permodalan sangat penting untuk mengembalikan produktivitas para pemilik usaha di daerah.
Kendati demikian, rincian mengenai total nilai anggaran yang disiapkan serta besaran bunga program pembiayaan ini belum dipaparkan secara mendalam.
Pihak kementerian juga belum mengumumkan jumlah pasti sasaran pelaku usaha kecil yang berhak menerima manfaat program KUM Peduli.
Pemerintah daerah bersama lembaga keuangan terkait masih melakukan pemetaan terhadap unit usaha yang mengalami kerugian akibat paparan bencana.
Selain pemulihan pascabencana, penguatan skema permodalan ini diharapkan mampu membangun ekosistem kewirausahaan daerah yang jauh lebih tangguh.
Penguatan akses permodalan yang terjangkau dipandang menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan usaha mikro di wilayah rawan bencana.
Sektor usaha kecil yang kembali bangkit diyakini dapat mendorong percepatan pemulihan roda perekonomian masyarakat di seluruh Kalimantan Barat.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam meredam dampak kerugian ekonomi akibat musibah kebakaran lahan tahunan.
Pihak kementerian berjanji akan segera menyelesaikan petunjuk teknis penyaluran agar bantuan permodalan tersebut bisa segera diakses masyarakat.
Masyarakat pelaku usaha diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait tata cara pengajuan bantuan pembiayaan darurat tersebut.
Pelaksanaan program pemulihan ekonomi ini dipastikan berjalan secara transparan agar tepat sasaran bagi para korban terdampak langsung.
Pendataan lapangan secara akurat terus dimaksimalkan oleh tim gabungan guna memastikan validitas calon penerima fasilitas bantuan pembiayaan.
Upaya terpadu ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan kembali sektor ekonomi kerakyatan pascabencana di kawasan Kalimantan Barat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.