faktakalbar

Pemerintah Jamin Stok Pangan dan BBM Subsidi Aman Jelang Lebaran, Persiapan Idul Fitri 1447 H Dikebut

Penulis: Redaksi Thursday, 05 March 2026 📖 2 menit
Pemerintah Jamin Stok Pangan dan BBM Subsidi Aman Jelang Lebaran, Persiapan Idul Fitri 1447 H Dikebut
Faktakalbar.id, NASIONAL - Pemerintah Republik Indonesia memastikan bahwa persiapan Idul Fitri 1447 H telah dilakukan secara matang, khususnya dalam menjaga stabilitas ketersediaan pasokan pangan dan energi nasional. Kondisi stok bahan pokok, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), hingga pasokan gas LPG dipastikan berada dalam kondisi yang sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang momen arus mudik dan perayaan Lebaran. Baca Juga: Pelebaran Defisit APBN Capai Rp321,6 Triliun, Menteri Keuangan Soroti Belanja Negara Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, secara langsung menegaskan bahwa fokus utama dari pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat tetap tersedia di pasaran dengan harga jual yang tidak memberatkan konsumen. "Saya mengurusi pangan, bagaimana Lebaran itu ketersediaan terjaga dan harga tetap terjangkau," katanya usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. Dalam rangkaian persiapan Idul Fitri 1447 H ini, Zulkifli menyebutkan bahwa pihak pemerintah akan terus memantau dinamika kondisi pasar dan kelancaran jalur distribusi barang secara ketat. Jika ditemukan adanya indikasi lonjakan harga kebutuhan pokok di daerah tertentu, jajaran pemerintah daerah didorong untuk segera turun tangan menstabilkan situasi. Pihaknya mengaku telah menginstruksikan para kepala daerah untuk aktif mengadakan bazar murah atau operasi pasar guna membantu daya beli masyarakat. “Saya juga sudah minta untuk keliling Indonesia, ke daerah-daerah, bertemu bupati dan wali kota agar menggelar bazar atau operasi pasar,” ujarnya. Menurut Zulkifli, pemerintah daerah sejatinya bisa memaksimalkan pemanfaatan instrumen Dana Belanja Tidak Terduga untuk membantu menekan gejolak harga di pasaran. Skema intervensi ini dapat dilakukan melalui pemberian subsidi pada ongkos logistik distribusi atau dengan menyalurkan subsidi langsung pada komoditas-komoditas pokok tertentu yang mengalami kenaikan harga. Di sektor energi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga memberikan jaminan serupa. Ia menyatakan secara tegas bahwa volume stok BBM dan pasokan LPG nasional saat ini berada dalam posisi yang aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat hingga momentum perayaan Lebaran nanti. “Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri, Insya Allah, semuanya aman, termasuk LPG. Jadi tidak perlu ada keraguan, meskipun memang terjadi dinamika global di Iran dan Israel,” kata Bahlil. Lebih lanjut, Menteri ESDM juga memberikan kepastian bahwa harga jual BBM bersubsidi di seluruh SPBU tidak akan mengalami kenaikan sampai dengan Hari Raya Idul Fitri. Kebijakan pro-rakyat ini tetap dipertahankan oleh pemerintah walaupun tren harga minyak dunia saat ini sedang berada dalam tekanan akibat memanasnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. “Harga BBM bersubsidi saya pastikan sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan. Sekalipun terjadi kenaikan harga minyak akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran,” katanya. Sementara itu, untuk kategori BBM non-subsidi, skema penyesuaian harga akan tetap dibiarkan mengikuti fluktuasi mekanisme pasar sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah secara kolektif menyatakan bahwa upaya koordinasi strategis lintas kementerian dan lembaga negara akan terus dilakukan secara intensif hingga masa libur Lebaran selesai, guna memastikan aktivitas ekonomi nasional dapat terus berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK