faktakalbar

Pemicu Gempa Tektonik di Mempawah

Penulis: Redaksi Thursday, 18 December 2025 📖 1 menit
Pemicu Gempa Tektonik di Mempawah
Faktakalbar.id, MEMPAWAH - Gempa bumi tektonik yang mengguncang Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Rabu (17/12/2025) dipicu oleh aktivitas Sesar Adang. Gempa berkekuatan 2,6 tersebut magnitudo tergolong gempa dangkal dan sempat dirasakan oleh sebagian warga. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 20.07.26 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 0,29° Lintang Utara dan 109,14° Bujur Timur, atau sekitar 21 kilometer tenggara Mempawah, dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa lokasi episenter dan kedalaman hiposenter menunjukkan gempa tersebut berasal dari aktivitas sesar aktif di daratan Kalimantan Barat. Baca Juga:  Gempa Bumi Tektonik Mengguncang Mempawah Aktivitas Sesar Adang Sesar Adang merupakan salah satu struktur geologi aktif di Kalimantan Barat yang dapat memicu gempa bumi dangkal. Gempa jenis ini umumnya memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer dan getarannya relatif lebih mudah dirasakan oleh masyarakat, meskipun magnitudonya tergolong kecil. Pada peristiwa ini, gempa dirasakan warga Mempawah dengan intensitas II–III  Modified Mercalli Intensity   ( MMI), di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, dan terasa seperti ada kendaraan besar yang melintas. BMKG menegaskan bahwa hingga Kamis (18/12/2025) pukul 08.59 WIB, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Baca Juga:  Jembatan Sadaniang Mempawah Sempat Terabaikan, Proyek Jalan di Sekitar Kediaman Gubernur Kalbar Justru Dibiayai APBD BMKG juga mengimbau masyarakat Mempawah dan sekitarnya agar tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga pun diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami retakan atau kerusakan akibat gempa. Sebelum kembali masuk ke rumah, masyarakat disarankan memeriksa kondisi bangunan dan memastikan tempat tinggal cukup aman serta tidak membahayakan kestabilan struktur. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK