faktakalbar

Pemkab Kubu Raya Kebut Pembangunan Jalan Poros Daerah

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 February 2026 📖 2 menit
Pemkab Kubu Raya Kebut Pembangunan Jalan Poros Daerah
Faktakalbar.id, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menargetkan penyelesaian pembangunan jalan poros sebelum masa jabatan kepala daerah berakhir pada 2029. Sukiryanto menyampaikan target strategis tersebut saat menghadiri agenda Safari Ramadan di Masjid Muhajirin, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Senin (23/2/2026). Pemerintah pusat memangkas anggaran transfer ke daerah untuk wilayah Kabupaten Kubu Raya dalam jumlah yang sangat signifikan. Angka pemotongan dana tersebut mencapai Rp397 miliar. Menyikapi situasi keuangan ini, pemerintah kabupaten terus menjalin komunikasi dan melakukan pendekatan intensif dengan pemerintah pusat serta DPR RI . Langkah ini mereka ambil untuk mencari bantuan pendanaan alternatif. Baca Juga:  Festival Mancing di Kantor Bupati Kubu Raya: Peserta Dibatasi 7 Ekor Ikan Nila Sukiryanto meminta doa serta dukungan seluruh masyarakat agar upaya pencarian dana ini membuahkan hasil. “Namun anggaran Kubu Raya adalah yang paling besar dipotong, hampir Rp400 miliar,” ungkap Sukiryanto. Target Penyelesaian Infrastruktur Luas wilayah Kabupaten Kubu Raya mencapai 78 kali lipat dari daratan Kota Pontianak. Kondisi geografis yang luas ini menjadikan ketersediaan jalan poros sebagai kebutuhan mutlak. Akses infrastruktur yang memadai akan menunjang mobilitas penduduk Kubu Raya yang jumlahnya hampir menyamai warga Pontianak. Oleh karena itu, pemerintah daerah menjadikan jalan poros sebagai fokus utama. “Target kita bersama Pak Bupati terus melaju, sehingga pembangunan dirasakan semua masyarakat Kubu Raya. Insyaallah bahwa akhir pemerintahan kita nanti di 2029, target Pak Bupati tiga tahun ke depan pembangunan jalan poros (tuntas). Mudah-mudahan ini bisa tercapai,” katanya. Rencana Evaluasi Usaha Daerah Pemerintah daerah juga menyoroti berbagai potensi sumber pendapatan asli daerah yang saat ini berjalan. Sukiryanto menilai banyak sektor usaha yang beroperasi namun tidak memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Baca Juga:  Cegah Balap Liar di Kubu Raya Saat Ramadan, Polisi Gencarkan Patroli Malam Merespons hal tersebut, pemerintah kabupaten akan mendata dan mengevaluasi secara ketat seluruh perusahaan atau sektor usaha di wilayahnya. Mereka menargetkan usaha yang tidak memberi dampak positif bagi warga akan mendapat evaluasi serius. Pemerintah daerah melakukan ini untuk memaksimalkan sumber pendapatan baru guna menutupi kekurangan anggaran pembangunan infrastruktur. “Kami lihat tidak semua ada sumbangsih. Makanya Pak Bupati akan mengevaluasi semua usaha yang tidak berdampak bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Kubu Raya,” ungkapnya. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK