faktakalbar

Pemkot Pontianak Bedah Rumah Tak Layak Huni, Wujud Kepedulian dari Donasi Bersama

Penulis: Redaksi Friday, 15 August 2025 📖 2 menit
Pemkot Pontianak Bedah Rumah Tak Layak Huni, Wujud Kepedulian dari Donasi Bersama
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Rumah milik pasangan Davidi dan Julia Margareta di Gang Pajajaran V, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, akhirnya mulai direnovasi. Perbaikan rumah yang kondisinya memprihatinkan ini merupakan hasil dari donasi yang dihimpun dari masyarakat, serta para pegawai dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota ( Pemkot ) Pontianak. Baca Juga: Pemkot Pontianak Tanggap Darurat Kebakaran, 26 Warga Terdampak Dapat Bantuan Inisiatif ini bermula dari kunjungan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, bersama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, beberapa waktu lalu. Saat mengunjungi rumah calon peserta didik Sekolah Rakyat, yang merupakan anak dari Davidi, Edi Kamtono melihat langsung kondisi hunian yang dinilai tidak layak karena mengalami banyak kerusakan dan memerlukan penanganan segera. Pada hari Jumat (15/8/2025), Wali Kota Edi Kamtono meninjau langsung proses perbaikan dan menjelaskan bahwa ada dua rumah yang menjadi target renovasi di lokasi tersebut. “Hari ini ada dua rumah yang diperbaiki oleh tim Tagana dibantu RT, RW, dan masyarakat setempat,” ujarnya di lokasi. Edi menekankan bahwa Program Bedah Rumah Pontianak tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan. Baca Juga: Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Jalan Merdeka Pemerintah kota juga memastikan kelayakan hunian dari aspek kesehatan, seperti sirkulasi udara yang baik, pencahayaan yang cukup, dan sanitasi yang layak, termasuk melalui program bedah WC yang bersinergi dengan pemerintah pusat. Keluarga Davidi sendiri merupakan warga yang membutuhkan bantuan dan telah terdata secara resmi. “Kondisi keluarga Davidi sendiri tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kategori D2 dan kita juga telah mendaftarkan anak Davidi ke Sekolah Rakyat agar mendapatkan akses pendidikan,” ungkap Edi. Ia pun mengimbau agar perangkat lingkungan seperti RT dan RW lebih proaktif dalam melaporkan kondisi warganya yang memerlukan bantuan. “Kita akan berusaha menanggulangi dan mengatasi masalah yang ada di masyarakat,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Trisnawati, menjelaskan bahwa program ini adalah tindak lanjut cepat dari arahan Wali Kota. “Kami berkolaborasi dengan dinas lain, tokoh masyarakat, dan warga sekitar untuk membantu keluarga Pak Davidi. Selain itu, ada juga bantuan perbaikan rumah untuk keluarga Bu Aida yang merupakan seorang janda,” sebutnya. Perbaikan mencakup penggantian atap, lantai, plafon, instalasi listrik, hingga pembangunan WC dengan dukungan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum. Pengerjaannya ditargetkan rampung dalam waktu singkat. “Pengerjaan kami targetkan selesai dalam empat hari, dua hari untuk pembersihan dan dua hari untuk pembangunan,” terang Trisnawati. Pemilik rumah, Davidi (43), tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Baca Juga: Wako Edi Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran di Beting Pontianak, Pastikan Bantuan Segera Disalurkan Ia mengaku selama ini rumahnya sering bocor saat hujan turun. Melalui Program Bedah Rumah Pontianak ini, ia dan keluarganya akan segera memiliki hunian yang lebih nyaman. “Saya berterima kasih kepada Bapak Wali Kota, pemerintah kota dan semua pihak yang membantu. Rumah ini akan saya jaga dan rawat sebaik mungkin,” pungkasnya. (*Red/Prokopim)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK