faktakalbar

Pemkot Pontianak Jadwalkan Pantauan Stok Pangan Ramadhan pada 26 Maret

Penulis: Redaksi Saturday, 21 February 2026 📖 1 menit
Pemkot Pontianak Jadwalkan Pantauan Stok Pangan Ramadhan pada 26 Maret
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak berupaya memastikan ketersediaan komoditas pokok selama satu bulan penuh masa Ramadhan melalui serangkaian agenda pengawasan lapangan. Kamis, (19/2/2026), Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Pontianak, Irwan Prayitno, mengungkapkan rencana pemantauan yang menyasar berbagai lini distribusi pangan di kota tersebut. Pihak dinas menjadwalkan peninjauan langsung pada akhir Maret mendatang guna menjamin bahwa kebutuhan masyarakat benar-benar tersedia di pasaran. "Terkait keamanan stok nanti kita akan tanggal 26 Maret akan melakukan pemantauan ke pasar meliputi pasar tradisional, ritel kemudian termasuk distributor," ujar Irwan Prayitno. Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Pemkot Pontianak Klaim Stok Pangan Mencukupi Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian bahwasanya komoditas pokok mencukupi kebutuhan warga di tengah potensi gangguan pasokan. Irwan juga menyinggung antisipasi terhadap kendala distribusi eksternal , berkaca pada peristiwa hambatan pasokan dari Pulau Jawa yang terjadi baru-baru ini. "Untuk menjamin bahwasannya komoditas pokok itu tersedia mencukupi nanti apabila kondisi tertentu seperti kemarin, adanya banjir di pulau Jawa itu akan kita atasi bersama tim lainnya," tambahnya. Ketergantungan pasokan dari luar pulau memang menjadi tantangan tersendiri bagi ketahanan pangan di Pontianak, terutama saat cuaca ekstrem melanda jalur logistik. Masyarakat kini menunggu langkah konkret tim gabungan dalam mengatasi hambatan distribusi tersebut agar tidak berdampak pada kelangkaan barang maupun lonjakan harga di tingkat pengecer. Baca Juga:  Inflasi Pontianak Terendah di Kalbar, Pemkot Pastikan Stok Pangan Terkendali (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK