faktakalbar

Tumbangkan Pemprov, Pemkot Pontianak Sabet Juara 1 Tenis Meja HUT BPK

Penulis: Redaksi Monday, 19 January 2026 📖 1 menit
Tumbangkan Pemprov, Pemkot Pontianak Sabet Juara 1 Tenis Meja HUT BPK
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Tim tenis meja Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tampil perkasa dalam ajang olahraga antarinstansi. Mereka berhasil menyabet gelar juara pertama usai menumbangkan perlawanan sengit tim Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat di partai final turnamen eksibisi HUT ke-79 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI , Minggu (18/01/26). Baca Juga:   Filosofi “Ping-pong” dan Diplomasi Informal Perkuat Sinergi di HUT ke-79 BPK Kalbar Turnamen yang digelar selama dua hari, 17–18 Januari 2026, di Aula BPK RI Perwakilan Kalimantan Barat ini diikuti oleh 14 instansi. Di bawah Pemkot Pontianak dan Pemprov Kalbar, posisi ketiga berhasil diamankan oleh tim Universitas Tanjungpura (Untan) setelah mengalahkan tim BPKP Kalbar dalam perebutan juara ketiga. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut gembira kemenangan ini. Namun, ia menekankan bahwa trofi juara hanyalah bonus dari tujuan utama kegiatan, yakni mempererat soliditas antar-abdi negara. “Prestasi ini membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah terbangunnya silaturahmi dan komunikasi antarlembaga. Lewat olahraga, suasana menjadi cair dan kolaborasi makin kuat,” ujar Edi. Turnamen ini memiliki keunikan tersendiri karena para atlet yang turun ke arena adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk sejumlah kepala perangkat daerah. Baca Juga:   Edi Kamtono: ASN Harus Seimbangkan Kerja dan Ibadah Edi menilai, interaksi informal di lapangan tenis meja ini mencerminkan semangat egaliter yang dapat berdampak positif pada kinerja birokrasi. "Semoga ajang ini dapat digelar secara berkelanjutan, baik antarinstansi maupun lintas pemangku kepentingan, sebagai bagian dari budaya kerja yang sehat dan kolaboratif," harapnya. Penyelenggaraan eksibisi tenis meja oleh BPK RI Perwakilan Kalbar ini bukan tanpa filosofi. Olahraga ini dipilih karena menuntut refleks cepat, ketepatan, dan kemampuan membaca arah permainan. Hal tersebut dinilai selaras dengan tuntutan kinerja institusi pemeriksa yang harus tangguh dan lincah menghadapi dinamika kebijakan serta perubahan lingkungan strategis yang cepat. (fr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK