Pemkot Pontianak Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Umum
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak
menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan infrastruktur daerah guna mengimbangi pertumbuhan penduduk.
Hal ini disampaikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menyapa warga di Masjid Baitussalam, Kecamatan Pontianak Timur, Kamis (19/2/2026).
Baca Juga:
Edi Kamtono: RPJMD Baru Jadi Dasar Pembangunan Pontianak Hingga 2030
Tingginya arus urbanisasi dan keterbatasan lahan menjadi tantangan tersendiri bagi tata ruang ibu kota Kalimantan Barat ini.
Oleh karena itu, percepatan Pembangunan Infrastruktur Kota Pontianak menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
Meskipun operasional Jembatan Kapuas II telah banyak membantu mengurai kemacetan arus lalu lintas, Edi mengakui bahwa kota ini masih membutuhkan solusi jangka panjang.
Ia menyebutkan bahwa pengembangan jalur lingkar luar (
outer ring road
) merupakan langkah strategis yang harus disiapkan.
Pemkot memastikan Pembangunan Infrastruktur Kota Pontianak tidak hanya fokus pada jalan raya, tetapi juga menyentuh kebutuhan layanan dasar lainnya bagi masyarakat luas.
"Pemerintah Kota akan terus membangun infrastruktur dasar, mulai dari jalan hingga pembebasan lahan untuk sekolah," tuturnya.
Selain infrastruktur umum, Pemkot Pontianak juga memberikan perhatian khusus pada pembangunan fasilitas sosial dan keagamaan.
Baca Juga:
Edi Kamtono: Kebijakan Pembangunan Pontianak Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Di hadapan jemaah Salat Subuh di Kelurahan Banjar Serasan, Wali Kota menyatakan dukungannya terhadap penyelesaian proyek pembangunan Masjid Baitussalam.
“Mudah-mudahan Ramadan tahun depan kita sudah bisa salat di masjid yang selesai dibangun. Dengan kebersamaan, saya yakin pembangunan ini bisa cepat tuntas,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, penataan kota serta penyediaan fasilitas umum diharapkan dapat segera rampung demi kenyamanan seluruh warga Pontianak.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.