faktakalbar

Pemkot Pontianak Serahkan Bantuan Operasional Tahap II untuk Guru Ngaji

Penulis: Redaksi Thursday, 06 November 2025 📖 1 menit
Pemkot Pontianak Serahkan Bantuan Operasional Tahap II untuk Guru Ngaji
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyerahkan Bantuan Operasional tahap kedua bagi Guru Ngaji di Kota Pontianak . Penyerahan bantuan ini berlangsung di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (5/11/25). Sebelumnya, bantuan operasional serupa juga telah disalurkan kepada Petugas Fardhu Kifayah di Kota Pontianak. Siti Asyah, seorang Guru Ngaji Tradisional yang mengajar di Komplek Villa Ria Indah, Kelurahan Tanjung Hulu , mengaku bersyukur dengan adanya bantuan ini. Baca Juga:  ASN Pemkot Pontianak Raih Penghargaan IADR Awards 2025 di Bali “Bagi saya ini sebuah anugerah, karena Guru Ngaji pada dasarnya tidak menuntut untuk dibayar oleh anak murid. Kalau ada biaya silahkan, jika tidak ada tidak apa-apa. Hal terpenting adalah anak-anak tetap bisa belajar mengaji,” ungkapnya. Siti, yang telah mengajar ngaji sejak tahun 2007 dan kini memiliki sekitar 15 murid, berharap program ini dapat terus berlanjut. “Saya yakin para Guru Ngaji tidak berharap materil sebagai poin utama, pasti niatnya untuk amal jariyah. Tetapi, saya berharap ke depannya ada program bantuan untuk pengadaan Alquran, Rehal, serta meja untuk menulis untuk memberikan kenyamanan anak-anak dalam belajar mengaji,” pungkas Siti. Sementara itu, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengapresiasi pengabdian yang telah dilakukan oleh para Guru Ngaji dan Petugas Fardhu Kifayah. Baca Juga:   Polsek Pontianak Timur Tangkap Tukang Parkir Terduga Pelaku Curanmor Menurutnya, program ini merupakan bentuk penghargaan Pemkot kepada mereka yang telah menjadi ujung tombak dalam menegakkan syiar agama di masyarakat. “Harapannya, para Guru Ngaji dan Petugas Fardhu Kifayah bisa lebih semangat dalam mengabdi ke masyarakat. Karena Guru Ngaji dan Petugas Fardhu Kifayah sangat dibutuhkan masyarakat,” tegas Bahasan. Pihaknya berjanji akan terus mengakomodir jumlah penerima bantuan sesuai kondisi di lapangan dan membuka kesempatan pendaftaran bagi yang belum terdata. “Nanti akan kita verifikasi agar tepat sasaran. Kami menargetkan sebanyak 2 ribuan orang Petugas Fardhu Kifayah dan Guru Ngaji yang terakomodir ke depannya. Kita ingin adanya regenerasi terutama dari kalangan generasi muda, karena ini sangat dibutuhkan masyarakat,” tutupnya. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK