faktakalbar

Kejar Target Pusat, Pemprov Kalbar Kebut Revisi Tata Ruang Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu

Penulis: Redaksi Wednesday, 19 November 2025 📖 1 menit
Kejar Target Pusat, Pemprov Kalbar Kebut Revisi Tata Ruang Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus bergerak cepat mematangkan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk tiga kabupaten di wilayah timur, yakni Sintang , Melawi , dan Kapuas Hulu . Langkah ini dilakukan melalui Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) yang digelar di Ruang Arwana Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (18/11/2025). Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, Harisson , menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan tahapan krusial sebelum revisi RTRW tersebut diajukan ke tingkat pusat untuk fasilitasi oleh Kementerian ATR/BPN RI. “Gubernur Kalimantan Barat telah membentuk Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) yang tugasnya memberikan pertimbangan dan masukan dalam penyelenggaraan penataan ruang daerah,” jelas Harisson. Hal ini, menurutnya, sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang. Masukan dari forum ini nantinya akan dituangkan dalam Berita Acara yang menjadi dasar penetapan Peraturan Daerah (Perda). Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Kalbar, Nurhayati, menambahkan bahwa pembahasan ini telah melalui proses panjang. Rapat sinkronisasi antara rancangan RTRW Kabupaten dan Provinsi telah dilakukan secara maraton pada bulan Juli, September, dan Oktober 2025. Fokus utama revisi ini mencakup kebijakan strategis nasional, persentase kawasan lindung, peruntukan kawasan hutan, lahan pertanian berkelanjutan, hingga mitigasi bencana. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartius, Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi Paulus, serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK