Penanganan Hari Ke-13 Karhutla Kubu Raya, Tim Gabungan Sekat Api Gambut Dekat Permukiman
Tim gabungan Polres Kubu Raya, BNPB, dan relawan memasuki hari ke-13 operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kubu Raya pada Senin (27/7/2026). Upaya pemadaman dan pendinginan difokuskan pada titik rawan yang berada dekat permukiman…
Tim gabungan Polres Kubu Raya, BNPB, dan relawan memasuki hari ke-13 operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kubu Raya pada Senin (27/7/2026).
Upaya pemadaman dan pendinginan difokuskan pada titik rawan yang berada dekat permukiman warga, termasuk kawasan sekitar SMA Negeri 4, Perumahan Fajar Asri 6, dan Sungai Raya Dalam Ujung.
Penyisiran titik api bawah tanah juga memperluas jangkauan ke area rawan di Kecamatan Rasau Jaya, Kecamatan Ambawang, dan Kecamatan Sungai Kakap.
Petugas di lapangan menggunakan selang pemadam sepanjang ratusan meter untuk menjangkau bara api yang tersimpan di kedalaman lapisan tanah gambut.
"Langkah pendinginan dan penyekatan ini kami lakukan secara intensif untuk memastikan sisa-sisa bara di dalam gambut benar-benar padam total. Tanpa penyekatan yang presisi, angin kencang bisa kembali memicu kobaran api baru yang mengancam pemukiman serta fasilitas publik," kata Kasubsi Penmas Humas Polres Kubu Raya Ade.
Embusan angin yang cukup kencang di lokasi kebakaran membuat tim harus bekerja ekstra ketat melakukan penyekatan agar api tidak meluas ke bangunan warga.
Aktivitas penyiraman terus dilakukan berulang kali pada area terdampak guna memastikan suhu tanah gambut kembali normal.
Operasi pemadaman darat ini melibatkan puluhan personel yang disebar ke sejumlah titik rawan kepulan asap.
Kondisi asap pekat di lokasi kejadian sempat membatasi jarak pandang petugas saat melakukan pembasahan lahan.
Proses pendinginan lahan gambut tersebut diperkirakan masih akan berlanjut hingga kondisi tanah dipastikan sepenuhnya aman dari potensi bara api.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.