faktakalbar

Pencarian Udara Jurnalis Hilang Di Selat Sunda Nihil Petugas Terhalang Abu Vulkanik

Faktakalbar.id - Operasi pencarian jalur udara terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, belum membuahkan hasil hingga Kamis (10/9/2026). Penyisiran langsung dari udara di sekitar pulau-pulau dekat G…

Penulis: Wati Thursday, 10 September 2026 📖 1 menit
Pencarian Udara Jurnalis Hilang Di Selat Sunda Nihil Petugas Terhalang Abu Vulkanik
Helikopter Dauphin HR-3604 yang digunakan untuk pemantauan udara di kawasan perairan Selat Sunda untuk melacak keberadaan jurnalis yang hilang kontak. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Operasi pencarian jalur udara terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, belum membuahkan hasil hingga Kamis (10/9/2026).

Penyisiran langsung dari udara di sekitar pulau-pulau dekat Gunung Anak Krakatau tidak menemukan tanda-tanda keberadaan para korban.

"Kalau saya pribadi dengan pesawat tadi memang belum melihat. Tapi hasil operasi hari ini tentunya dari laporan enam sektor yang ada di lapangan dan itu nanti akan dilaporkan ke posko gabungan," kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii di Pandeglang.

Tim SAR udara mengerahkan Helikopter Dauphin AS365 N3+ bernomor HR-3604 dari Lanud Atang Sendjaja untuk menyisir rute perairan Carita hingga kawasan daratan pulau.

Upaya penyisiran jalur udara tersebut menghadapi kendala cuaca ekstrem berupa jarak pandang terbatas di bawah ketinggian 1.500 meter.

Jarak pandang yang memburuk di area pencarian dipicu oleh gumpalan kabut asap serta abu dari aktivitas vulkanik.

Meski abu vulkanik bertekanan tinggi dilaporkan sudah mengarah ke Samudra Hindia di ketinggian 50.000 kaki, jarak pandang rendah tetap membahayakan keselamatan tim darat.

Atas pertimbangan keselamatan tersebut, petugas menunda penurunan personel ke daratan pulau sasaran sebelum kondisi visual membaik.

Tim gabungan memastikan operasi pencarian intensif akan terus berlanjut selama tujuh hari sesuai standar pedoman IAMSAR.

Rapat evaluasi menyeluruh bersama instansi terkait baru akan digelar pada hari ketujuh untuk menentukan status keberlanjutan operasi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK