faktakalbar

RSUD SSMA Edukasi Pencegahan Malnutrisi pada Lansia di Pontianak

Penulis: Redaksi Wednesday, 27 August 2025 📖 2 menit
RSUD SSMA Edukasi Pencegahan Malnutrisi pada Lansia di Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Senin (26/08/2025). Lansia atau lanjut usia merupakan kelompok berusia 60 tahun ke atas yang rentan mengalami penurunan fungsi tubuh, termasuk masalah gizi. Baca Juga:  RSUD SSMA Edukasi Masyarakat Tentang Inkontinensia Urine Untuk itu, RSUD SSMA memberikan edukasi kepada pasien dan pengunjung rumah sakit, khususnya lansia, agar memperhatikan asupan nutrisi guna menjaga kualitas hidup di usia senja. Nutrisionis RSUD SSMA, Dwika Destiana Dewi, menjelaskan bahwa malnutrisi pada lansia terjadi ketika kebutuhan gizi harian tidak terpenuhi secara optimal. Kondisi ini dapat berupa kekurangan gizi (undernutrition) maupun kelebihan gizi (overnutrition). Namun, kasus yang lebih sering terjadi pada lansia adalah kekurangan gizi. “Seorang lansia dikatakan mengalami malnutrisi jika berat badannya menurun sebanyak 5–10 kg dalam 3 sampai 6 bulan, indeks massa tubuh tidak ideal, massa otot berkurang, sering merasa lemah, dan hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya kekurangan zat gizi tertentu,” tutur Dwika. Ia menambahkan, masalah gizi pada lansia sangat beragam, mulai dari obesitas akibat pola konsumsi berlebihan hingga kurang energi kronik (KEK) yang disebabkan hilangnya nafsu makan. Kondisi ini membuat lansia rentan mengalami penurunan berat badan drastis. Faktor penyebab malnutrisi pada lansia di antaranya adalah gangguan gigi, penyakit kronis, depresi, kesepian, keterbatasan biaya untuk membeli makanan bergizi, konsumsi obat-obatan yang memengaruhi nafsu makan, serta kurangnya pengetahuan gizi pada keluarga maupun lansia itu sendiri. “Jika malnutrisi tidak segera ditangani, risikonya sangat besar. Lansia bisa mengalami sistem kekebalan tubuh melemah, luka sulit sembuh, risiko jatuh lebih tinggi, penurunan fungsi otak, mudah lupa, bahkan bisa memicu demensia,” jelasnya. Baca Juga:   Evaluasi Pelayanan RSUD SSMA, Edi Kamtono Buka Suara soal Usulan DPRD Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dwika menyarankan beberapa langkah, seperti mengatur porsi makan kecil namun sering, mengombinasikan menu agar tidak bosan, menjaga kesehatan gigi, dan mengajak lansia makan bersama keluarga. Ia menekankan bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. “Sediakan makanan bergizi seimbang setiap hari, biasakan lansia minum cukup air, atur jadwal makan teratur, berikan camilan sehat, libatkan lansia dalam aktivitas sosial agar tidak kesepian, serta lakukan pemeriksaan kesehatan rutin,” pungkasnya. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK