faktakalbar

Pendaftaran Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 Dibuka, Anak Rantau Merasa Sangat Terbantu

Penulis: Redaksi Thursday, 12 March 2026 📖 1 menit
Pendaftaran Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 Dibuka, Anak Rantau Merasa Sangat Terbantu
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 resmi membuka proses pendaftaran sejak Rabu (11/3/2026) hingga Minggu (15/3/2026) mendatang. Rencananya, jadwal keberangkatan para peserta mudik akan dilaksanakan serentak pada Rabu (18/3/2026). Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak hari pertama loket pendaftaran dibuka. Banyak warga perantauan di Pontianak yang langsung memanfaatkan fasilitas bebas biaya ini untuk pulang ke kampung halaman. Salah satu calon pemudik yang antusias mendaftar pada hari Rabu (11/3/2026) adalah Esta. Ia mengaku program inisiatif ini sangat meringankan beban pengeluaran para pekerja dari luar daerah. Baca Juga:  Catat! Ini Syarat Pendaftaran Program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 "Mudik gratis di sini sangat membantu ya apalagi buat anak rantau," ungkapnya saat ditemui di lokasi pendaftaran. Esta berencana menggunakan fasilitas transportasi massal ini untuk pulang menuju kota asalnya, yakni Singkawang. Sebelumnya, ia selalu mengandalkan angkutan umum komersial untuk menempuh perjalanan tersebut. "Saya kerja di LH, mau pulang ke Singkawang biasanya pake taxi sih, ini pertama kali mudik gratis baru tau info," lanjut Esta bercerita. Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui keberadaan program angkutan bebas biaya ini pada tahun ini. Biaya perjalanan reguler yang biasa ia keluarkan ternyata lumayan menguras dompet pekerjaannya. "Tahun kemarin gatau infonya, 150 sih taxi ," pungkasnya merujuk pada ongkos sebesar Rp150 ribu yang biasa ia bayarkan. Baca Juga:  Mudik Gratis Khatulistiwa 2026, Jasa Raharja: Tekan Risiko Insiden Lalu Lintas (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK