faktakalbar

Penerbangan Super Air Jet Jakarta - Pontianak Dilanjutkan Usai Ganti Pesawat

Penulis: Redaksi Wednesday, 21 May 2025 📖 1 menit
Penerbangan Super Air Jet Jakarta - Pontianak Dilanjutkan Usai Ganti Pesawat
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Setelah mengalami dua kali penundaan dan sempat membuat penumpang menunggu hingga malam hari, penerbangan Super Air Jet rute Jakarta (CGK) – Pontianak (PNK) akhirnya kembali dijadwalkan terbang pada Selasa malam (20/5). Maskapai memutuskan mengganti pesawat karena kendala teknis yang terjadi sebelumnya. Pesawat pengganti yang digunakan memiliki kode registrasi *SGA*, dan proses boarding dijadwalkan ulang sekitar pukul 19.55 WIB. Baca Juga: BREAKING NEWS: Penerbangan Super Air Jet Jakarta – Pontianak Alami Kendala Teknis, Pesawat Diganti Penumpang yang sebelumnya diarahkan ke ruang tunggu Terminal 2E Gate 5, kemudian dipindahkan ke Gate E1 untuk proses boarding baru. Setelah lebih dari satu jam penantian, proses naik ke pesawat dimulai menggunakan tangga manual dari apron bandara. Suasana boarding terekam ramai dan tertib, dengan pengawasan dari petugas maskapai serta keamanan bandara. Sejumlah penumpang mengaku lega akhirnya bisa melanjutkan perjalanan mereka setelah melalui beberapa jam ketidakpastian. “Akhirnya bisa lanjut juga, walaupun harus naik tangga langsung ke pesawat. Yang penting berangkat,” ujar salah satu penumpang sambil membawa koper kecil. Sebelumnya, penerbangan ini sempat mengalami dua kali perubahan: • Jadwal awal: IU 698 pukul 15.20 WIB • Dijadwalkan ulang menjadi: IU 690 pukul 17.55 WIB • Boarding aktual: 19.55 WIB via pesawat pengganti Baca Juga: Videotron Senilai Rp7 Miliar Tak Pernah Menyala di Bandara Supadio, Diduga Terdapat Kerugian Negara Hingga saat ini, pihak Super Air Jet belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab kendala teknis dan keputusan penggantian armada. (Tim)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK