faktakalbar

Gelar Pengajian Rutin, Bupati Romi Ingatkan ASN dan Warga: Stop Saling Hujat, Jaga Persatuan!

Penulis: Redaksi Friday, 28 November 2025 📖 1 menit
Gelar Pengajian Rutin, Bupati Romi Ingatkan ASN dan Warga: Stop Saling Hujat, Jaga Persatuan!
Faktakalbar.id, SUKADANA - Aula Pendopo Bupati Kayong Utara dipenuhi suasana religius pada Kamis malam (27/11/25). Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara kembali menggelar Pengajian Rutin Bulanan sebagai upaya memperkokoh fondasi spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat. Baca Juga:  Polres Kayong Utara ‘Bersih-bersih’ Knalpot Brong, Pelanggar Langsung Kena Tilang Dalam kegiatan yang mengusung tema "Sholat yang Khusuk sebagai Cerminan ASN yang Berintegritas dalam Mewujudkan Pemerintahan yang Berkah" tersebut, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyampaikan pesan menohok terkait dinamika sosial saat ini. Didampingi Ketua TP PKK, Tengku Mardiana, Bupati menekankan bahwa majelis ilmu ini bukan sekadar ritual, melainkan momentum introspeksi diri. Romi secara khusus meminta masyarakat dan jajarannya untuk menjauhi perilaku tercela yang dapat memecah belah persaudaraan, seperti menyebar fitnah dan kebencian. "Kegiatan ini merupakan momentum kita bersama agar bisa saling belajar tentang ilmu agama serta diharapkan kita dapat mengintrospeksi diri sendiri serta kita tidak mudah saling menghujat apalagi sampai memfitnah sesama saudara kita," tegas Romi dalam sambutannya. Lebih jauh, orang nomor satu di Kayong Utara ini menyoroti bahaya provokasi dan isu adu domba yang kerap muncul di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk merapatkan barisan dan menjaga kekompakan agar suasana daerah tetap kondusif. "Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kayong Utara mari senantiasa menjaga kekompakan dan persatuan serta jangan mudah percaya apalagi sampai terhasut oleh isu-isu yang bertujuan untuk mengadu domba," tuturnya. Baca Juga:   Bukan Sekadar Kompetisi, Sekda Erwin Tantang Guru Kayong Utara Lahirkan Inovasi Pengajaran Romi berharap, nilai-nilai integritas yang dibahas dalam tema pengajian dapat diimplementasikan ASN dalam pelayanan publik sehari-hari, serta menjadi benteng moral bagi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Pengajian ini diisi oleh penceramah dari IAIN Pontianak, Dr. H. Baihaqi, yang mengupas tuntas tentang korelasi ibadah dan perilaku sosial. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kayong Utara, jajaran Kepala OPD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK