Pengamanan Puncak Cap Go Meh Pontianak: 49 Naga Turun ke Jalan Setelah Tarawih
Faktakalbar.id, PONTIANAK
– Polda Kalimantan Barat mengerahkan kekuatan penuh pada hari terakhir Operasi Liong Kapuas 2026.
Fokus pengamanan kini terpusat pada malam puncak perayaan
Cap Go Meh
di
Kota Pontianak
yang diprediksi akan menyedot ribuan massa, Selasa, (3/3/2026).
Puncak kemeriahan tahun ini ditandai dengan atraksi 49 naga yang dijadwalkan memulai aksinya setelah ibadah Sholat Tarawih.
Pemilihan waktu ini dilakukan untuk menjaga toleransi dan memastikan arus lalu lintas tetap terkendali di pusat konsentrasi massa, yakni di kawasan Jalan Gajah Mada.
Baca Juga:
Satgas Siber Operasi Liong Kapuas 2026 Pantau Konten Negatif Jelang Imlek dan Ramadan
Pengamanan Berlapis di Bawah Kendali Polresta
Dalam apel gabungan di Lapangan Jananuraga, Kasubsatgas Pam Tempat Ibadah, Sulkarnaim, menegaskan bahwa seluruh personel harus mempertahankan ritme kerja dan profesionalisme meskipun sudah memasuki fase akhir operasi.
Teknis pengamanan malam ini berada sepenuhnya di bawah kendali Kapolresta Pontianak dengan penempatan personel (
plotting
) yang telah disebar ke titik-titik rawan kemacetan dan gangguan keamanan.
"Sore ini seluruh personel kembali melaksanakan apel persiapan di Mapolresta Pontianak. Meskipun tidak semua nama masuk dalam daftar
BKO
, setiap Satgas wajib menyesuaikan arahan di lapangan mengikuti dinamika situasi," tegas Sulkarnaim.
49 Naga dan Estimasi Waktu Atraksi
Panitia dan kepolisian telah menetapkan titik kumpul puluhan naga tersebut di sekitar Hotel Harris, Jalan Gajah Mada, mulai pukul 19.00 WIB.
Sebanyak 49 naga akan diberikan durasi khusus untuk beratraksi secara bergantian guna menghindari penumpukan massa di satu titik yang dapat memicu kericuhan atau kemacetan total.
Operasi Liong Kapuas 2026 sendiri merupakan upaya kepolisian untuk menjamin
siskamtibmas
tetap kondusif selama perayaan besar berlangsung di Kalimantan Barat.
Penekanan pada keselamatan personel dan masyarakat menjadi prioritas utama mengingat malam puncak ini melibatkan mobilitas naga yang sangat banyak di tengah pemukiman padat.
Apresiasi di Titik Akhir
Pimpinan kepolisian memberikan apresiasi kepada personel yang telah bersiaga sejak awal rangkaian Imlek hingga puncak Cap Go Meh.
Dedikasi ini dianggap krusial dalam menjaga wajah Pontianak sebagai kota yang aman dan tertib dalam merayakan keberagaman budaya di tengah suasana Ramadhan yang damai.
Baca Juga:
Satgas Siber Operasi Liong Kapuas 2026 Pantau Konten Negatif Jelang Imlek dan Ramadan
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.