faktakalbar

Jangan Sepelekan! Pahami Pentingnya Monitoring Gula Darah untuk Cegah Komplikasi Diabetes

Penulis: Dimas Tuesday, 07 October 2025 📖 2 menit
Jangan Sepelekan! Pahami Pentingnya Monitoring Gula Darah untuk Cegah Komplikasi Diabetes
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Menjaga gula darah tetap stabil merupakan langkah krusial untuk mencegah komplikasi serius pada penderita diabetes. Akan tetapi, minum obat atau suntik insulin saja tidak cukup. Pentingnya monitoring gula darah secara rutin diperlukan untuk memastikan kadar gula terkontrol. Ini juga membantu menilai efektivitas pengobatan dan pola hidup yang dijalani pasien. dr. Luse, Sp.PD dari Mayapada Hospital Tangerang, menjelaskan alasan mendasar mengapa pemantauan gula darah wajib dilakukan.  "Pengecekan gula darah dibutuhkan untuk mendeteksi lonjakan atau penurunan gula darah, karena gula darah bisa berubah-ubah sesuai pola makan, aktivitas fisik, stres, bahkan pola tidur. Dengan rutin cek gula darah, kita bisa tahu kapan gula darah terlalu tinggi ( hiperglikemia ) atau terlalu rendah ( hipoglikemia )," jelas dr. Luse. Fungsi Monitoring Gula Darah Jangka Pendek dan Panjang Menurut dr. Luse, Pentingnya Monitoring Gula Darah mencakup fungsi pengobatan individual dan pencegahan komplikasi. Baca Juga: 5 Rekomendasi Buah Terbaik untuk Meredakan Batuk dan Demam 1. Mendukung Pengobatan yang Lebih Tepat Pemantauan gula darah mendukung pengobatan diabetes agar lebih terukur sesuai kondisi tiap individu. Setiap orang merespons terapi, misalnya insulin, dengan cara yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan gula darah. Ini akan membantu dokter menyesuaikan dosis sehingga terapi menjadi lebih tepat. 2. Mencegah Kerusakan Organ Vital Pemantauan gula darah juga memiliki fungsi jangka panjang dalam mencegah komplikasi. Pemantauan ini membantu melindungi organ vital agar kadar gula tetap berada dalam batas normal. "Jika gula darah tidak terkontrol, dalam jangka panjang dapat menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah, ginjal, mata, saraf, hingga jantung," tambah dr. Luse. 3. Memberikan Kendali Penuh pada Pasien Terakhir, pemantauan rutin memberikan kendali lebih besar bagi pasien dalam mengelola penyakitnya. Dengan mengetahui hasil pemeriksaan, pasien dapat memahami pola perubahan kadar gula. Mereka sekaligus dapat belajar menyesuaikan pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup agar gula darah tetap stabil. Baca Juga: Jeruk Campur Kecap Dapat Meredakan Batuk, Fakta atau Mitos? 3 Jenis Pemeriksaan Gula Darah yang Wajib Diketahui Mengingat Pentingnya Monitoring Gula Darah, dr. Luse menjelaskan beberapa Jenis Pemeriksaan Gula Darah yang dapat dilakukan oleh penderita diabetes: Pemeriksaan Mandiri (Glukometer): Ini adalah cara paling praktis di rumah. Cukup tusuk ujung jari untuk mengambil sampel darah kapiler. Hasilnya terlihat dalam hitungan detik. Pemeriksaan ini biasa dilakukan sebelum makan, dua jam setelah makan, sebelum tidur, atau saat muncul gejala hipoglikemia . Pemeriksaan HbA1c (Hemoglobin A1c): Pemeriksaan ini memberikan gambaran rata-rata kadar gula darah dalam tiga bulan terakhir. Pemeriksaan ini menilai keberhasilan pengelolaan diabetes dalam jangka panjang. Target yang disarankan umumnya <7%, sesuai rekomendasi dokter, dan pemeriksaan dilakukan setiap 3-6 bulan sekali di laboratorium. Continuous Glucose Monitoring (CGM): Ini adalah teknologi terbaru. Menggunakan sensor kecil yang ditempelkan di kulit, alat ini memantau kadar gula darah selama 24 jam. Hasilnya terbaca melalui aplikasi atau alat khusus. Pasien pun dapat mengetahui pola naik-turun gula darah sepanjang hari. dr. Luse menegaskan bahwa pemantauan gula darah sama pentingnya dengan obat dan insulin. Dengan rutin melakukannya, pasien lebih jarang mengalami kondisi darurat akibat diabetes. "Karena itu, jangan sepelekan, mulailah memantau gula darah secara teratur untuk menjaga kestabilan gula darah dan mencegah komplikasi," tegasnya. Untuk manajemen diabetes yang komprehensif, layanan Sugar Clinic di Mayapada Hospital menyediakan pemeriksaan skrining diabetes berbasis AI. Selain itu tersedia juga tes gula darah (pemeriksaan HbA1c dan Kolesterol). Layanan Sugar Clinic ini tersedia di Jakarta (Kuningan dan Lebak Bulus), Tangerang, Bandung, dan Surabaya. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK