faktakalbar

Penyaluran LPG 3 Kg Diperketat, Pertamina Patra Niaga Gunakan Data NIK Dukcapil

Kerja Sama Ditjen Dukcapil dan Pertamina Patra Niaga Dorong Tata Kelola Subsidi Energi Tepat Sasaran

Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil untuk memanfaatkan data NIK kependudukan dalam memperkuat verifikasi penyaluran LPG 3 kg agar tepat sasaran.

Penulis: Rama 📍 Jakarta Tuesday, 11 August 2026 📖 1 menit
Penyaluran LPG 3 Kg Diperketat, Pertamina Patra Niaga Gunakan Data NIK Dukcapil
Foto ilustrasi/net

Faktakalbar.id - Penyaluran LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi akan diperkuat melalui pemanfaatan data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai sistem verifikasi dan validasi. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran subsidi energi makin tepat sasaran.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pertamina Patra Niaga dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri di Grha Pertamina, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Integrasi data NIK ini merupakan implementasi dari Keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Transformasi Subsidi Tepat LPG. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, dan Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi. Turut hadir Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman.

Mars Ega Legowo Putra menegaskan bahwa pemanfaatan data kependudukan ini merupakan bagian penting dari perbaikan tata kelola subsidi di tubuh perusahaan.

"Pertamina Patra Niaga berkomitmen mewujudkan cita-cita pemerintah untuk memastikan ketahanan energi dengan tata kelola subsidi yang baik dan memastikan pelayanan energi menjangkau masyarakat dari Sabang sampai Merauke," ujar Mars Ega, Senin (10/8/2026).

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengapresiasi langkah integrasi data ini. Mengingat jumlah penduduk Indonesia hingga Semester I 2026 telah mencapai sekitar 290,1 juta jiwa dengan hampir 99 persen penduduk wajib KTP telah merekam biometrik, validasi data NIK diyakini sangat siap mendukung distribusi subsidi LPG.

"Pemanfaatan data kependudukan ini kami harapkan tidak hanya mendukung penyaluran subsidi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain dalam mendukung tugas dan layanan Pertamina Patra Niaga," ungkap Teguh.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK