faktakalbar

Kenapa Ada Iklan di Status WhatsApp? Simak Penjelasan Resmi Meta Terkait Fitur dan Privasi Pengguna

Penulis: Dimas Friday, 01 May 2026 📖 1 menit
Kenapa Ada Iklan di Status WhatsApp? Simak Penjelasan Resmi Meta Terkait Fitur dan Privasi Pengguna
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Sebagian pengguna mungkin terkejut saat menemukan iklan terselip di antara konten status WhatsApp (WA) mereka. Iklan yang muncul dengan format mirip Instagram Stories ini merupakan fitur resmi yang diluncurkan Meta sejak pertengahan 2025. Langkah ini diambil Meta setelah mempertimbangkan kehadiran iklan selama bertahun-tahun sebagai salah satu sumber pendapatan terbesar perusahaan. Baca Juga: Chat Hilang? WhatsApp Siapkan Fitur Backup Cloud Baru Jaminan Privasi: Pesan Tetap Rahasia Meskipun iklan kini menghiasi tab "Updates", Meta menegaskan bahwa hal ini tidak akan mengganggu privasi komunikasi pengguna. Enkripsi End-to-End: Isi pesan, panggilan pribadi, dan daftar kontak tetap dilindungi teknologi enkripsi sehingga tidak bisa diakses oleh siapa pun, termasuk Meta. Pemisahan Ruang: Iklan hanya muncul di tab "Updates" dan dijamin tidak akan masuk ke ruang chat utama, panggilan, maupun grup. Data Pribadi: WhatsApp berjanji tidak akan pernah menjual atau membagikan nomor telepon pengguna kepada pengiklan. Data Apa yang Digunakan untuk Iklan? Baca Juga: WhatsApp Plus Resmi Diuji Coba: Daftar Fitur Premium, Harga Langganan, dan Keunggulannya Untuk menyesuaikan iklan yang relevan di status WA, Meta hanya menggunakan informasi terbatas, seperti: Bahasa aplikasi yang dipilih pengguna. Lokasi kasar tingkat negara atau kota (bukan alamat spesifik). Channel yang diikuti dan interaksi iklan sebelumnya. Preferensi dari Instagram/Facebook jika pengguna menautkan akun melalui Meta Accounts Center . Fitur ini memang dirancang untuk membantu pelaku bisnis menjangkau pelanggan baru dengan tetap mengedepankan fondasi privasi pengguna. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK