Pergerakan Tanah Tasikmalaya Ancam Puluhan Rumah Warga
Faktakalbar.id, TASIKMALAYA -
Hujan dengan intensitas tinggi memicu bencana pergerakan tanah
Tasikmalaya
pada Senin (16/2) dini hari pukul 03.00 WIB.
Peristiwa alam ini menyebabkan kerusakan rumah warga di Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga:
BNPB Catat Ribuan Rumah Terendam Banjir di NTB, Jawa Timur, dan Jawa Tengah
Tercatat sebanyak 5 kepala keluarga (KK) terdampak langsung oleh bencana ini, sementara 47 KK lainnya berada dalam kondisi terancam.
Kerugian materiil dari kejadian ini meliputi 47 rumah yang terancam pergerakan susulan, 2 unit rumah mengalami rusak berat (RB), dan 3 unit rumah mengalami rusak ringan (RR).
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya segera turun ke lokasi.
BPBD telah melakukan peninjauan dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Hingga Rabu (18/2), penanganan pergerakan tanah Tasikmalaya masih dalam tahap pendataan.
Baca Juga:
BNPB Laporkan Rangkaian Bencana di Cilacap, Sumbawa, dan Lampung Selatan
Merespons potensi bencana yang terus terjadi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan arahan tegas kepada seluruh pihak.
"Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," Tulis BNPB dalam laporannya.
Pihak BNPB juga memberikan instruksi khusus kepada warga yang bermukim di daerah rawan bencana.
"Masyarakat diharapkan memantau informasi cuaca resmi dari BMKG, memastikan kondisi lingkungan sekitar aman, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada BPBD setempat," tambah BNPB.
"Pemerintah daerah bersama BPBD diharapkan memastikan kesiapan personel, peralatan, dan jalur evakuasi guna menjamin respons cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kondisi kedaruratan," pungkas BNPB.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.