Pergoki Truk Sawit Melebihi Tonase di Jalan Mekar Sari, Bupati Sujiwo Ancam Pasang Portal
Faktakalbar.id, KUBU RAYA –
Bupati Kubu Raya,
Sujiwo
, mengambil tindakan tegas saat memergoki aktivitas Truk Sawit Melebihi Tonase yang melintas di Jalan Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya.
Insiden ini terjadi ketika
Bupati
baru saja menyelesaikan kunjungan kerja dari wilayah Terentang, beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
Bupati Kubu Raya Gelar Rapat Mendadak Bahas Kendaraan Bertonase Besar Lewati Jalan Masyarakat
Melihat iring-iringan kendaraan angkutan yang diduga melanggar batas beban jalan tersebut, Sujiwo langsung meminta salah satu sopir untuk berhenti.
Ia memberikan teguran keras dan meminta pesan tersebut diteruskan kepada pemilik atau pengelola usaha sawit agar tidak lagi melewati jalur tersebut dengan muatan berlebih.
Keprihatinan Bupati ini cukup beralasan, mengingat Jalan Mekar Sari saat ini sedang dalam proses perampungan perbaikan.
Kondisi jalan yang baru dibangun tersebut dikhawatirkan akan hancur seketika jika terus dilintasi kendaraan dengan bobot ekstrem.
"Jalan ini hanya mampu 6 Ton saja. Ini kendaraannya sudah 10 Ton lebih. Otomatis jalan akan dengan cepat rusak," kata Sujiwo di lokasi kejadian.
Kendati demikian, Sujiwo menegaskan bahwa dirinya tidak melarang masyarakat atau pelaku usaha untuk menggunakan jalan negara tersebut.
Ia mempersilakan penggunaan jalan asalkan tetap mematuhi aturan kelas jalan dan tonase yang telah ditentukan demi kepentingan bersama.
Baca Juga:
Protes Jalan Rusak, Ratusan Warga Tayan Hilir Hadang dan Ancam Blokir Total Akses Truk Tangki CPO
Sebagai solusi, ia menyarankan agar pengangkutan hasil panen dilakukan menggunakan armada yang lebih kecil atau melakukan sistem estafet (langsir).
"Boleh, tapi harus pakai pick up, itu paling 4 ton lebih dan nanti di langsir lagi di ujung Kuala Dua," ujarnya memberikan arahan.
Merespons banyaknya laporan masyarakat dan demi menjaga aset infrastruktur daerah, Sujiwo menyatakan akan mengambil langkah preventif yang lebih serius.
Dalam waktu dekat, pemerintah daerah berencana memasang portal pembatas untuk menghalau Truk Sawit Melebihi Tonase kembali melintas.
"Dalam waktu dekat akan kita portal. Ini jalan negara yang bangun, sementara keuntungan mereka ini kan untuk pribadi. Kasian negara dan ini memang sudah banyak laporan dari masyarakat," pungkasnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.