faktakalbar

Peringatan Isra Mi’raj di Sukadana: KH Mushaffan Makmun Tekankan Persatuan NKRI dan Ketulusan Pelayanan

Penulis: Redaksi Sunday, 11 January 2026 📖 2 menit
Peringatan Isra Mi’raj di Sukadana: KH Mushaffan Makmun Tekankan Persatuan NKRI dan Ketulusan Pelayanan
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Oesman Al Khair, Sukadana, saat ratusan jemaah memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Sabtu (10/1/2026) malam. Tampak hadir di tengah jemaah, Wakapolres Kayong Utara Denny Satria untuk memastikan kegiatan ibadah tersebut berjalan aman dan lancar. Baca Juga: Cegah Kriminalitas, Polisi Sisir Bank dan Penginapan di Kayong Utara Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini berlangsung khidmat. Selain unsur kepolisian, hadir pula Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, Ketua DPRD Surya Aditya, Sekretaris Daerah Erwin, serta Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Nazril Hijar. Sekitar 150 jemaah tampak memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan doa dan ceramah agama. Pesan Toleransi dan Kondusivitas Dalam sambutannya, Bupati Romi Wijaya memberikan apresiasi atas kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa momen peringatan Isra Mi’raj harus dimanfaatkan untuk mempertebal keimanan serta memperkuat visi daerah yang religius. Romi juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan antarwarga di Kabupaten Kayong Utara. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kebersamaan dan toleransi. Ini penting demi mewujudkan Kayong Utara yang aman dan kondusif,” ujar Bupati Romi. Selain itu, Bupati juga memohon doa restu kepada para jemaah agar persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang rencananya akan digelar pada Agustus 2026 mendatang dapat berjalan lancar dan daerah senantiasa dijauhkan dari marabahaya. Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan Sabu hingga Miras, Empat Satpam di Kayong Utara Terima Penghargaan Khusus Tiga Poin Penting Tausiyah Puncak acara diisi dengan penyampaian tausiyah oleh KH. Mushaffan Makmun. Dalam ceramahnya, ia mengulas tentang mukjizat agung perjalanan Nabi Muhammad SAW saat menerima perintah salat lima waktu. Tidak hanya membahas aspek ibadah, KH. Mushaffan juga menekankan nilai-nilai kebangsaan dan sosial. Ia menyampaikan tiga pesan utama kepada jemaah. Pertama, pentingnya ketulusan pelayanan bagi para aparatur dan tenaga kesehatan dalam bekerja. Kedua, peran vital ulama dan habaib dalam menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Ketiga, meneladani kesabaran dan tawakal Nabi dalam menghadapi ujian. Hingga acara berakhir pada pukul 22.00 WIB, situasi di sekitar Masjid Agung Oesman Al Khair terpantau aman dan tertib. Personel kepolisian melakukan pengamanan secara humanis untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK