faktakalbar

Perkembangan Percepatan Penanganan Darurat dan Pemulihan Bencana di Sumatra

Penulis: Redaksi Sunday, 25 January 2026 📖 1 menit
Perkembangan Percepatan Penanganan Darurat dan Pemulihan Bencana di Sumatra
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui data dampak bencana hidrometeorologi basah yang melanda wilayah Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Hingga Sabtu (24/1), proses pemulihan bencana terus dikebut seiring bertambahnya jumlah korban jiwa. Baca Juga: Tinjau Korban Bencana di Aceh, Kepala BNPB Percepat Huntara dan Salurkan Dana Tunggu Hunian Berdasarkan laporan terkini, terdapat penambahan satu korban meninggal dunia dalam operasi pencarian. Dengan demikian, total akumulasi korban meninggal dunia di tiga provinsi tersebut mencapai 1.201 jiwa. Sementara itu, 142 orang masih dinyatakan hilang dan sebanyak 113.672 jiwa terpaksa mengungsi. Percepatan Hunian Jelang Ramadan Fokus utama pemerintah saat ini adalah memindahkan pengungsi dari tenda darurat ke tempat yang lebih layak. Pemerintah menargetkan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dapat rampung sebelum bulan Ramadan tiba. “BNPB bersama pemerintah daerah terus mengakselerasi pembangunan hunian sementara dengan target utama penyelesaian sebelum bulan Ramadan,” demikian pernyataan resmi pihak BNPB. Data di lapangan menunjukkan, dari total pengajuan 29.621 unit Huntara, sebanyak 1.056 unit telah selesai dibangun dan siap huni. Sedangkan 7.414 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan konstruksi. Selain Huntara, progres Hunian Tetap (Huntap) juga terus berjalan dengan 648 unit sedang dalam tahap konstruksi dari total pengajuan 13.082 unit. Baca Juga: Selain Kebut Pembangunan Huntara, BNPB Juga Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Ribuan KK Bantuan Dana Tunggu Hunian Selama masa transisi menuju hunian tetap, pemerintah mengoptimalkan skema Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga akhir Januari 2026, tercatat 14.822 kepala keluarga telah mengajukan bantuan ini. “Skema bantuan Dana Tunggu Hunian juga terus dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama masa transisi menuju hunian tetap. Bantuan telah disalurkan kepada 3.536 kepala keluarga,” tambah laporan tersebut. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan stabilitas kehidupan masyarakat terdampak menuju kondisi yang lebih aman dalam fase pemulihan bencana jangka panjang. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK