faktakalbar

Perkuat Layanan Kesehatan, Ria Norsan Resmikan Gedung KRIS dan Unit Stroke RSUD Soedarso

Penulis: Redaksi Thursday, 29 January 2026 📖 2 menit
Perkuat Layanan Kesehatan, Ria Norsan Resmikan Gedung KRIS dan Unit Stroke RSUD Soedarso
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan , didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina , meresmikan Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dan Gedung Unit Layanan Stroke RSUD dr. Soedarso . Baca Juga:  HUT ke-49, RSUD dr. Soedarso Resmikan Gedung Layanan ICU Khusus Stroke Peresmian ini menjadi momentum penting dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (28/1/2026). Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur bersama Ketua TP PKK Kalbar dan Direktur RSUD dr. Soedarso, Harry Agung Tjahyadi. Kehadiran fasilitas baru ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang bermutu, berkeadilan, serta berorientasi pada keselamatan pasien. Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan bahwa pembangunan gedung baru ini merupakan respons cepat pemerintah atas tingginya kebutuhan ruang perawatan di rumah sakit rujukan utama di Kalbar tersebut. “Selama ini, RSUD dr. Soedarso kerap menghadapi lonjakan pasien yang menyebabkan antrean panjang, bahkan hingga kapasitas kamar penuh, ” ujarnya. [caption id="attachment_70447" align="alignnone" width="1600"] Tampilan eksterior Gedung Rawat Inap baru (KRIS) RSUD dr. Soedarso yang modern dan siap melayani pasien. (Dok. HO/Faktakalbar.id)[/caption] [caption id="attachment_70448" align="alignnone" width="1600"] Gubernur Ria Norsan didampingi Ketua TP PKK Erlina melakukan pemotongan pita tanda peresmian fasilitas baru RSUD dr. Soedarso. (Dok. HO/Faktakalbar.id)[/caption] [caption id="attachment_70449" align="alignnone" width="1600"] Gubernur Ria Norsan berdialog dan memberikan semangat kepada pasien di salah satu ruang rawat inap gedung baru RSUD dr. Soedarso. (Dok. HO/Faktakalbar.id)[/caption] Gedung KRIS yang baru diresmikan ini menambah kapasitas rumah sakit sebanyak 123 tempat tidur. Penambahan ini diharapkan dapat mengurai penumpukan pasien rawat inap yang selama ini menjadi kendala. Selain itu, keberadaan Unit Layanan Stroke menjadi perhatian khusus mengingat tingginya prevalensi penyakit tidak menular di Kalimantan Barat. Berdasarkan data tahun 2024, RSUD dr. Soedarso tercatat telah menangani lebih dari 1.600 pasien stroke. Stroke, bersama penyakit jantung, diabetes, dan kanker, menjadi penyakit dengan risiko kematian tinggi yang membutuhkan penanganan spesifik dan cepat. Baca Juga:   Sejarah Baru di Kalbar, RSUD Soedarso Kini Bisa Operasi Tumor dan Prostat Tanpa Bedah Besar Tak hanya menekankan pada pembangunan fisik, Ria Norsan juga berpesan kepada seluruh tenaga medis untuk mengedepankan pelayanan yang ramah dan humanis kepada pasien. “Jika kita melayani masyarakat dengan S.M.A.R.T dan senyuman, itu sudah merupakan 50 persen dari obat. Keramahan akan memberikan ketenangan bagi pasien dalam proses pemulihan,” ungkapnya. Ia berharap peningkatan fasilitas ini berbanding lurus dengan peningkatan kompetensi teknis dan etika pelayanan, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat berobat. Menutup sambutannya, Ria Norsan menegaskan komitmen Pemprov Kalbar untuk terus membenahi infrastruktur kesehatan. “Beberapa gedung lama akan direnovasi secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran daerah, agar seluruh fasilitas dapat berfungsi maksimal dalam melayani masyarakat Kalimantan Barat,” tutupnya. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK