Perselisihan Warga Kelurahan Dalam Bugis Berakhir Damai Berkat Mediasi Bhabinkamtibmas
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan
Pontianak Timur
, Aiptu Sy. M. Havid, berhasil mendamaikan dua warga yang sempat terlibat perselisihan akibat kesalahpahaman komunikasi.
Proses mediasi yang difasilitasi oleh Aiptu Havid ini berlangsung penuh kekeluargaan di wilayah binaannya pada Selasa (21/10/2025).
Baca Juga:
Siswa SMP 6 dan SMP 22 Berselisih, Polsek Pontianak Selatan Mediasi
Kedua belah pihak yang sebelumnya bersitegang dihadirkan untuk duduk bersama mencari solusi terbaik atas permasalahan yang terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Havid secara aktif memberikan nasihat dan penekanan mengenai pentingnya menjaga komunikasi yang baik antarwarga.
Menurutnya, banyak konflik bermula dari hal sepele yang tidak diklarifikasi dengan kepala dingin.
“Setiap persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Jangan biarkan emosi menguasai, karena sedikit salah paham bisa berujung panjang bila tidak dikomunikasikan dengan baik,” ujar Aiptu Havid dengan tegas namun tetap menenangkan suasana.
Upaya Mediasi Bhabinkamtibmas Dalam Bugis ini membuahkan hasil positif. Setelah melalui dialog yang konstruktif, kedua pihak akhirnya sepakat untuk mengakhiri perselisihan secara damai.
Mereka menyadari bahwa kesalahpahaman tersebut terjadi murni karena miskomunikasi dan berjanji untuk saling menjaga hubungan baik ke depannya.
Sebagai bukti kesepakatan damai, kedua belah pihak secara sukarela menandatangani surat pernyataan perdamaian yang disaksikan langsung oleh Aiptu Havid.
Baca Juga:
Sempat Tegang Akibat Rebutan Pria, Warga Akhirnya Teken Surat Damai di Polsek
Langkah ini diharapkan menjadi penutup masalah dan awal baru hubungan yang lebih harmonis.
Aiptu Sy. M. Havid tidak lupa memanfaatkan momen Mediasi Bhabinkamtibmas Dalam Bugis ini untuk memberikan imbauan kepada masyarakat luas.
Ia mengajak warga untuk selalu bijak dalam berkomunikasi dan menyampaikan pendapat, baik secara langsung maupun di media sosial.
"Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan perpecahan di tengah masyarakat," pesannya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.