faktakalbar

Pertamina Tambah Suplai BBM 100 Ribu Liter per Hari di Pontianak

Penulis: Redaksi Wednesday, 11 March 2026 📖 1 menit
Pertamina Tambah Suplai BBM 100 Ribu Liter per Hari di Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pertamina Patra Niaga menambah pasokan bahan bakar minyak untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi warga Pontianak selama bulan Ramadan. Petugas juga mengoperasikan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum selama 24 jam penuh untuk melayani masyarakat. Widhi Tri Ardhi Hidayat, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, memastikan stok bahan bakar minyak di wilayah Pontianak dalam kondisi sangat aman. "Kami memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan BBM," tegasnya. Baca Juga:  Polisi Tindak Tegas Penimbun BBM di Pontianak Jelang Lebaran Pertamina mendatangkan pasokan tersebut langsung dari Depot Tanjung Uban di Kepulauan Riau dengan jadwal pengiriman rutin setiap dua hingga tiga hari sekali. "Selama lima hari terakhir kami menambah suplai sekitar 100 ribu liter per hari. Normalnya konsumsi BBM di Pontianak sekitar 500 ribu liter per hari," jelas Widhi. Aktivitas Pengisian Bahan Bakar Warga menyesuaikan jadwal harian mereka untuk mengisi bahan bakar di tengah kepadatan lalu lintas kota. "Sebelumnya, saya tadi sempat mengantre tetapi karena terlalu lama dan harus menjemput anak-anak pulang sekolah, saya keluar dari antrean. Sekarang anak-anak sudah dijemput dari sekolah dan saya lanjut mengantre karena bensin motor saya sudah hampir habis," beber Silvi. Silvi mengantre sejak pagi untuk mengisi bahan bakar sepeda motor miliknya di stasiun pengisian kawasan Paris II. "Saya juga harus mengantar dan menjemput anak sekolah. Jarak rumah lumayan jauh, jadi kalau tidak ada bensin tentu sulit untuk beraktivitas," tutupnya. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK