faktakalbar

Perut Terasa Kosong? Ternyata Ini Alasan Kenapa Perempuan Pengen Makan Terus Saat Datang Bulan

Penulis: Redaksi Tuesday, 24 March 2026 📖 2 menit
Perut Terasa Kosong? Ternyata Ini Alasan Kenapa Perempuan Pengen Makan Terus Saat Datang Bulan
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Pernahkah Anda merasa perut seperti tidak ada dasarnya saat sedang datang bulan ? Dorongan untuk terus mengunyah atau keinginan mendadak menyantap makanan tertentu ( craving ) adalah hal yang sangat jamak dialami oleh banyak perempuan . Fenomena "lapar terus" ini sering kali mengundang tanya, mengapa tubuh seolah menuntut asupan energi lebih banyak dari biasanya? Ternyata, nafsu makan yang melonjak tajam ini bukan sekadar keinginan lidah, melainkan respons alami tubuh terhadap perubahan biologis yang sedang berlangsung di dalam. Berikut adalah alasan ilmiah mengapa perempuan cenderung merasa lapar terus saat datang bulan: Baca Juga:  Sering Sensitif Saat Haid? Ini 5 Camilan Enak untuk Perbaiki Mood Saat Datang Bulan 1. Peningkatan Metabolisme Tubuh Saat memasuki fase menstruasi, tubuh perempuan sebenarnya bekerja lebih keras dari biasanya. Proses peluruhan dinding rahim membutuhkan energi ekstra. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tingkat metabolisme basal ( basal metabolic rate ) meningkat selama fase ini. Hal ini menyebabkan tubuh membakar lebih banyak kalori, sehingga sinyal lapar dikirimkan oleh otak lebih sering untuk mengganti energi yang terpakai. 2. Penurunan Kadar Serotonin Menjelang dan saat datang bulan, kadar hormon estrogen mengalami penurunan. Penurunan ini memicu merosotnya zat serotonin, yaitu senyawa kimia di otak yang mengatur perasaan bahagia dan rasa kenyang. Saat serotonin rendah, otak akan mencari cara instan untuk meningkatkannya kembali, salah satunya dengan memberikan sinyal lapar, terutama keinginan mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula yang dapat memicu lonjakan serotonin secara cepat. 3. Fluktuasi Gula Darah Perubahan hormon progesteron juga memengaruhi sensitivitas tubuh terhadap insulin. Hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi tidak stabil. Ketika gula darah turun secara mendadak, tubuh akan merespons dengan rasa lapar yang hebat dan keinginan untuk makan makanan manis ( sweet tooth ) sebagai upaya tubuh untuk menyeimbangkan kembali kadar energi dalam darah. 4. Respon Terhadap Stres dan Nyeri Rasa nyeri akibat kram perut atau pegal-pegal adalah bentuk stres fisik bagi tubuh. Saat merasa tidak nyaman, tubuh secara alami memproduksi hormon kortisol. Lonjakan kortisol ini sering kali diikuti dengan meningkatnya nafsu makan sebagai bentuk kompensasi emosional. Makan sering menjadi mekanisme pertahanan diri ( coping mechanism ) untuk mengalihkan rasa sakit fisik yang sedang dirasakan. 5. Kehilangan Nutrisi dan Cairan Darah yang keluar saat menstruasi membuat tubuh kehilangan beberapa nutrisi penting, seperti zat besi dan magnesium. Kekurangan mineral ini bisa diterjemahkan oleh otak sebagai rasa lapar. Misalnya, keinginan kuat untuk makan cokelat sering kali merupakan sinyal bahwa tubuh sebenarnya sedang membutuhkan asupan magnesium tambahan yang memang banyak terkandung dalam kakao. Baca Juga:  Sering Pengen Marah Saat Datang Bulan? Ternyata Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK