Pesan Sekda Pontianak untuk Peserta Latsar CPNS: Bangun Integritas dan Profesionalisme
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, memberikan serangkaian arahan penting kepada para peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (
Pemkot
) Pontianak.
Ia menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam membentuk aparatur negara yang berintegritas dan memahami esensi tugas sebagai pelayan publik.
Baca Juga:
338 CPNS Pemkot Pontianak Ikuti Pelatihan Dasar untuk Tingkatkan Profesionalisme
Amirullah mengingatkan bahwa setiap CPNS diwajibkan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Latsar CPNS Pemkot Pontianak hingga tuntas.
Menurutnya, materi dan pengalaman yang didapat selama pelatihan akan menjadi bekal krusial untuk memahami seluk-beluk birokrasi, etika jabatan, serta menumbuhkan karakter yang siap melayani masyarakat secara optimal.
Ia secara khusus menyoroti disiplin sebagai pilar utama kinerja seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Baginya, disiplin adalah tolok ukur awal yang mencerminkan komitmen seorang abdi negara.
“Disiplin adalah napas birokrasi yang tidak boleh putus. Kehadiran tepat waktu, kepatuhan administrasi dan tanggung jawab pada tugas menjadi ukuran awal kinerja ASN muda,” tuturnya usai membuka rangkaian Latsar CPNS di Aula SSA Kantor Wali Kota, Senin (21/7/2025).
Lebih lanjut, Sekda mendorong seluruh peserta untuk mulai menumbuhkan jiwa profesionalisme sejak hari pertama pelatihan.
Baca Juga:
Pemkot Pontianak Tingkatkan Kapasitas CPNS Satpol PP dan Dishub Demi Layanan Publik Lebih Baik
Kompetensi teknis yang mumpuni, sikap melayani yang tulus, serta kemampuan berkolaborasi lintas unit harus terus diasah agar kepercayaan publik terhadap pemerintah dapat tumbuh dan menguat.
Dalam menjalankan tugas, ia juga menekankan pentingnya ketaatan pada hierarki.
“Diskusi dan penyampaian gagasan sebaiknya ditempuh lewat jalur resmi, bukan lewat ruang publik yang memicu polemik emosional,” paparnya.
Amirullah juga memberikan peringatan tegas mengenai kewajiban menjaga rahasia jabatan dan informasi negara yang bersifat rahasia.
Menurutnya, kebocoran data tidak hanya dapat merugikan kualitas pelayanan publik, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat dan dapat berujung pada sanksi, baik pidana maupun administratif.
Selain itu, ia berpesan agar para CPNS bijak dalam menggunakan media sosial.
Baca Juga:
Pemkot Pontianak Beri Pembekalan untuk 180 CPNS dan PPPK Satpol PP serta Dishub
Ia meminta agar unggahan yang tidak perlu dikurangi dan memisahkan secara tegas antara ranah pribadi dengan urusan kedinasan untuk mencegah potensi konflik kepentingan.
Sekda berharap, lulusan dari Latsar CPNS Pemkot Pontianak ini akan tampil sebagai aparatur muda yang disiplin, profesional, setia pada hierarki, dan teguh menjaga integritas.
“Saya yakin, komitmen kolektif ini membantu Kota Pontianak menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan dipercaya warga,” pungkasnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.